Home Sports Marquez Tidak Ingin Terobsesi dengan Statistik dan Rekor Pribadi
Sports

Marquez Tidak Ingin Terobsesi dengan Statistik dan Rekor Pribadi

Bagikan
program pengembangan Ducati
Kondisi Marq Marquez, Image: @marcmarquez93 / Instagram
Bagikan

finnews.id – Marc Marquez menjadi pusat pembicaraan setelah dominasinya di musim MotoGP 2025.

Kabar dari Crash menunjukkan bahwa pembalap berusia 32 tahun ini mampu tampil sangat konsisten sepanjang musim, meskipun harus absen pada empat putaran terakhir akibat cedera.

Ia berhasil memenangkan 11 balapan utama dan 14 sprint, lalu mengunci gelar juara dunia MotoGP ketujuhnya dengan lima seri sisa.

Prestasi tersebut semakin bermakna karena menjadi gelar pertama sejak cedera serius pada lengan kanannya di 2020, cedera yang hampir mengakhiri kariernya.

Namun menariknya, meskipun berada di posisi terbaik dalam beberapa tahun terakhir, Marquez tidak ingin terobsesi dengan statistik maupun rekor pribadi.

Sikap Marquez soal Statistik dan Karier

Dalam sesi wawancara di acara Estrella Galicia dan dikutip oleh Crash, Marquez mengatakan dirinya tidak ingin mengejar angka gelar hanya demi rekor.

Ia bahkan menyebut rekor Angel Nieto dengan 12+1 gelar masih terasa jauh dan bukan tujuan utamanya.

Menurutnya, target terbesar dalam hidupnya sudah tercapai ketika ia mampu kembali menjadi juara dunia setelah enam tahun tanpa gelar dan setelah melewati operasi serta proses pemulihan panjang.

Marquez juga menambahkan bahwa ia sadar tidak akan berada di posisi teratas selamanya.

Ia menyebut akan tiba waktunya penurunan performa terjadi karena para pembalap muda akan terus memberikan tekanan.

Fokus Marquez Menghadapi Musim 2026

Berbicara soal musim 2026, Marquez kini menempatkan dirinya sebagai kandidat utama juara.

Sikap ini berbeda dengan awal musim 2025, ketika ia memasukkan Pecco Bagnaia sebagai favorit.

Kini, dengan pengalaman yang kuat dan motor yang kompetitif, targetnya semakin jelas.

Meskipun begitu, Marquez tetap berhati-hati. Ia mengatakan proses rehabilitasi masih berjalan dan dirinya ingin mencapai kondisi fisik 100 persen pada awal Maret 2026.

Menurutnya, kemenangan tidak datang hanya dari kecepatan dan pengalaman, tetapi juga disiplin dan kondisi fisik yang prima.

Tantangan dari Generasi Baru Pembalap

Marquez juga menyoroti perubahan dinamika kompetisi MotoGP.

Ia mengatakan pembalap muda kini tampil lebih cepat, lebih agresif, dan semakin kompetitif berkat perkembangan teknologi motor yang sangat pesat.

Ia mengakui bahwa persaingan semakin berat dan tidak bisa lagi dimenangkan hanya dengan pengalaman.

Namun, ia melihat hal itu sebagai bagian alami dari perjalanan seorang atlet profesional. Dunia olahraga bergerak maju, dan ia mengatakan penurunan cepat atau lambat pasti datang.

Masa Depan tanpa Tekanan

Saat ini, Marquez berada dalam posisi yang jarang dimiliki seorang juara: mental tanpa beban. Ia tidak lagi merasa harus membuktikan sesuatu kepada publik.

Gelar 2025 telah mengembalikan statusnya sebagai salah satu pembalap terbaik sepanjang sejarah MotoGP.

Dengan pendekatan yang lebih tenang dan realistis, ia memilih menjalani karier musim demi musim tanpa tekanan statistik maupun target rekor.

Bagikan
Artikel Terkait
Alwi Farhan
Sports

Skuad dan Jadwal Tim Thomas dan Uber Cup 2026: Indonesia Siap Berburu Gelar di Denmark

finnews.id – Turnamen bulutangkis beregu paling bergengsi di dunia, Thomas Cup 2026...

Sports

Jadwal dan Siaran Final Piala AFF Futsal 2026: Misi Indonesia Hancurkan Dominasi Thailand

finnews.id- Timnas Futsal Indonesia bersiap menghadapi ujian terberat sekaligus pembuktian supremasi di...

Sports

Prediksi Skor Real Madrid vs Bayern Munchen: Duel Klasik Penguasa Eropa di Liga Champions

finnews.id – Pertandingan Real Madrid vs Bayern Munchen sangat dinanti-nanti bagi pecinta...

Sports

Prediksi Skor Inter Milan vs AS Roma: Misi Nerazzurri Kunci Scudetto di Tengah Krisis Giallorossi

finnews.id – Perburuan gelar juara Liga Italia memasuki fase krusial pada pekan...