Home Lifestyle Apakah IQ Bisa Berubah? Riset Terbaru Ungkap Fakta Menarik
Lifestyle

Apakah IQ Bisa Berubah? Riset Terbaru Ungkap Fakta Menarik

Bagikan
Apakah IQ Bisa Berubah
Apakah IQ Bisa Berubah, Image: DALL·E 3
Bagikan

finnews.id – Apakah IQ bisa berubah menjadi pertanyaan yang kerap muncul di masyarakat dan kalangan akademis. Selama bertahun-tahun, anggapan populer menyatakan bahwa kecerdasan manusia bersifat tetap sejak lahir.

Namun, temuan riset terbaru mulai mengubah paradigma ini.

Studi longitudinal dan penelitian neuroplastisitas memperlihatkan bahwa IQ bukanlah angka yang statis.

Ya, menurut klaim terbaru, IQ itu adalah kemampuan yang dapat berkembang dan menyesuaikan diri dengan pengalaman, stimulasi, serta lingkungan.

Pemahaman Dasar Tentang IQ dan Kecerdasan

Perubahan IQ sangat terkait dengan dua jenis kecerdasan utama: fluid intelligence dan crystallized intelligence.

Fluid intelligence mencakup kemampuan memecahkan masalah baru, berpikir logis, dan menyesuaikan strategi berdasarkan situasi yang berubah.

Crystallized intelligence meliputi pengetahuan, kosa kata, dan keterampilan yang diperoleh dari pengalaman.

Penelitian menunjukkan fluid intelligence lebih responsif terhadap latihan mental dan rangsangan lingkungan, sementara crystallized intelligence biasanya meningkat seiring waktu melalui pengalaman dan pembelajaran berkelanjutan.

Faktor Genetika dan Lingkungan

Genetika tetap memberikan fondasi bagi IQ, namun lingkungan menentukan sejauh mana potensi ini dapat berkembang.

Anak-anak yang tumbuh dalam keluarga dengan stimulasi kognitif, interaksi sosial bermakna, akses pendidikan, dan nutrisi memadai menunjukkan peningkatan IQ lebih optimal dibandingkan anak yang kurang stimulasi atau mengalami malnutrisi.

Pada orang dewasa, interaksi sosial, pembelajaran berkelanjutan, dan kegiatan yang menantang kemampuan berpikir tetap memengaruhi perkembangan kecerdasan.

Peran Nutrisi dan Aktivitas Fisik

Nutrisi memegang peran krusial dalam perkembangan IQ, terutama pada masa anak-anak.

Kekurangan zat besi, yodium, atau DHA dapat menghambat perkembangan otak dan mempengaruhi kemampuan belajar.

Selain itu, olahraga teratur terbukti meningkatkan aliran darah ke otak dan neuroplastisitas, sehingga kinerja kognitif menjadi lebih optimal.

Aktivitas fisik dan nutrisi yang baik menjadi kombinasi yang mendukung IQ tetap berkembang bahkan di usia dewasa.

Bagikan
Artikel Terkait
Lifestyle

Komentar Knetz Penuh Diskriminasi, Asia Tenggara Tersinggung

finnews.id – Komentar Rasis Knetz terhadap Indonesia: Sebuah Tinjauan Kasus Terkini Belakangan...

Lifestyle

1000 Ide Ucapan Imlek 2026, Doa dan Harapan yang Siap Meriahkan Tahun Kuda Api

finnews.id – Ucapan Imlek 2026: Meriahkan Tahun Kuda Api dengan Doa dan...

Lifestyle

14 Ide Bisnis Cemerlang di Era Modern, Cepat Hasilkan Uang

finnews.id – Tuntutan mencari dan mendapatkan lapangan pekerjaan menjadi salah satu tantangan...

Lifestyle

IKAN ARWANA dalam IMLEK, Kenapa Beken?

finnews.id – Makna Ikan Arwana saat Imlek: Simbol Kekayaan dan Keberuntungan Tertinggi...