finnews.id – Publik sepak bola nasional tentu masih belum melupakan sakitnya kegagalan menembus putaran final Piala Dunia 2026. Perjuangan Timnas Senior terhenti di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Impian menyaksikan Timnas Indonesia berlaga di pesta sepak bola terbesar di dunia itu pupus, tatkala tim yang diarsiteki Patrick Kluivert tak kuasa menahan gempuran Arab Saudi dan Irak.
Kini, sebagai penawar luka, Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, memotivasi Timnas U-22 untuk bisa meraih prestasi terbaik di cabang sepak bola SEA Games 2025 Thailand.
Sumardji mengatakan, mempertahankan medali emas cabang sepak bola SEA Games 2025 adalah obat untuk kegagalan Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
“Satu hal yang harus kalian ingat, harapan keinginan masyarakat 280 juta orang, kita baru saja gagal lolos ke Piala Dunia dan obat satu-satunya, sekali lagi, obat satu-satunya, kita harus bisa mempertahankan emas SEA Games 2025,” ucap Sumardji, Selasa, 11 November 2025.
Meski tahu tugas tim Garuda Muda akan berat, tapi ia percaya Timnas U-22 yang kembali diarsiteki Indra Sjafri bisa mengulang sukses edisi sebelumnya.
“Anak-anak saya semua, ini bukan tugas pekerjaan yang mudah buat kalian, tapi kita sudah sering bersama-sama dengan saya, mempersembahkan prestasi untuk bangsa dan negara ini, bersama-sama dengan tim yang ada untuk kepelatihan. Kalian semua wajib percaya,” tutur Sumardji.
BTN Minta Timnas U-22 Bangun Chemistry
Ia juga mengingatkan Garuda Muda agar membangun chemistry agar tim ini kuat.
“Kalau tim ini kuat, maka akan memudahkan kalian untuk meraih emas, apa yang menjadi keinginan 280 juta masyarakat Indonesia,” kata Sumardji.
Sumardji menegaskan semua pemain harus fokus menampilkan yang terbaik karena urusan-urusan di luar lapangan adalah tanggung jawabnya.
“Jangan pernah ada bicara soal bonus. Bonus adalah tanggung jawab saya. Dan saya berjanji yang terbaik untuk kalian dan tidak akan mengecewakan buat diri kalian,” tutup dia.
Tim ini akan menjalani dua laga uji coba terakhir sebelum SEA Games 2025, yakni melawan Mali dalam laga persahabatan internasional pada 15 November dan 18 November di Stadion Pakansari, Bogor pukul 20.00 WIB.