FINNEWS.ID – Wayne Rooney kembali melontarkan kritik pedas terhadap Manchester United usai tersingkir secara memalukan dari Carabao Cup. Legenda Setan Merah itu menyebut kondisi tim saat ini berantakan, dan menilai komentar pelatih Ruben Amorim usai laga hanya memperlihatkan masalah besar di dalam skuad.
BBC Sport melaporkan, kekalahan United dari Grimsby Town—klub kasta keempat Liga Inggris—menjadi salah satu hasil terburuk yang pernah mereka catat dalam sejarah. Kekalahan itu langsung memicu perdebatan soal masa depan Amorim di Old Trafford.
Rooney Soroti Ucapan Amorim
Dalam podcast terbarunya, The Wayne Rooney Show, Rooney menilai komentar Amorim usai laga seperti tamparan telak untuk para pemain.
“Kalau manajer sudah berbicara seperti itu, artinya ada sesuatu yang benar-benar berantakan. Kata-katanya keras sekali untuk para pemain,” ujar Rooney, dikutip dari BBC Sport.
Menurutnya, ucapan tersebut menandakan Amorim berada dalam situasi genting dan bisa saja kehilangan ruang ganti jika kondisi tidak segera berubah.
Tekanan Berat di Old Trafford
Rooney juga mengingatkan bahwa Amorim masih muda, baru 40 tahun, dan belum pernah merasakan tekanan sebesar di Manchester United. Pengalamannya di Portugal bersama Braga dan Sporting jelas berbeda jauh dengan sorotan besar yang ada di Old Trafford.
“Manchester United itu levelnya lain. Tekanannya bisa menghancurkan kalau tidak siap,” kata Rooney seperti dilaporkan BBC Sport.
Dibandingkan Era Ferguson
Tak ketinggalan, Rooney menyinggung perbedaan kultur antara skuad United sekarang dengan tim yang pernah ia perkuat di era Sir Alex Ferguson. Menurutnya, dulu United selalu ditakuti lawan karena mental juara dan semangat tanpa henti.
“Dulu kami tidak banyak bicara soal taktik. Kuncinya adalah kerja keras, berlari lebih banyak, dan mematikan lawan. Sekarang, semua itu hilang. Sulit sekali melihatnya,” ucap Rooney.
Masa Depan Amorim Jadi Sorotan
Meski manajemen klub masih memberikan dukungan, komentar Rooney menambah tekanan bagi Ruben Amorim. Terlebih, jadwal berat sudah menanti: Burnley, Manchester City, Chelsea, hingga Liverpool.
Andai hasil buruk kembali terjadi, bukan tidak mungkin posisi Amorim akan diguncang meski ia baru saja mendapatkan kepercayaan penuh dari pemilik klub.