finnews.id – Viral di media sosial, joget bagi-bagi tunjangan hari raya (THR) yang ramai di media sosial saat Idul Fitri 2025, ternyata diduga diadopsi dari tarian orang-orang Yahudi.
Lewat sejumlah video yang ramai, netizen mempraktikkan tarian bagi-bagi THR untuk keluarganya atau ke rekan kerja. Video seperti itu ramai kita temui di media sosial saat Idul Fitri 1446 Hijriah kemarin.
Mereka nampak berdiri berbaris untuk menunggu giliran mendapat THR. Jika giliran seseorang untuk maju menerima THR, orang tersebut harus membuat gerakan buka tutup kaki kiri dan kanan secara bergiliran diiringi musik instrumen yang cepat.
Kemudian, orang tersebut melompat mundur dan maju untuk mengambil THR.
Diadopsi dari Tarian Orang Yahudi?
Joget bagi-bagi THR tersebut diduga diadopsi dari tarian orang-orang Yahudi Ortodoks.
Tarian tersebut bernama tarian Hasidik atau sering disebut juga “Hora” atau “Nigunim dance”
Tarian ini dilakukan dengan gerakan energik, seperti lompat-lompat, kaki dibuka tutup, maju mundur.
Gerakan ini dilakukan dalam lingkaran atau berbaris dan diiringi lagu-lagu rohani berirama cepat yang disebut nigunim (lagu tanpa kata atau dengan kata-kata sederhana spiritual).
Biasanya dilakukan saat acara keagamaan, pernikahan, atau Shabbat, dan menunjukkan kegembiraan rohani.
Sepetti video yang beredar, segerombolan orang-orang Yahudi Ortodoks terlihat memainkan tarian tersebut yang sangat mirip dengan tarian bagi-bagi THR yang viral. Lantas benarkan diadopsi dari Yahudi? Wallahu’alam. **