Home News Pemerintah Tidak Hapus Sistem Zonasi dalam PPDB
News

Pemerintah Tidak Hapus Sistem Zonasi dalam PPDB

Bagikan
Mensesneg Prasetyo Hadi (Disway.id/Anisha)
Bagikan

finnews.id – Pemerintah Prabowo Subianto tidak menghapus sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengatakan, sistem zonasi tidak dihapus sebab akan dikombinasi dengan sistem lainnya. Menurutnya, masing-masing sistem memiliki kelebihan dan kekurangan.

“Ndak, ndak (dihapus). Tetap kombinasi lah. Kami cari yang terbaik karena masing-masing sistemnya ada kelebihan dan kekurangan. Ada lah (sistem zonasi),” ujar Prasetyo di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada Kamis, 23 Januari 2025.

Namun, keputusan resmi mengenai konsep baru PPDB belum ditentukan. Prasetyo mengatakan keputusan soal PPDB baru akan menunggu Presiden Prabowo Subianto kembali dari lawatan India dan Malaysia.

“Nanti, menunggu Beliau pulang dan ada rapat untuk memastikan,” tutur dia.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) memberi sinyal jika istilah zonasi kemungkinan tidak akan digunakan lagi dalam sistem PPDB.

Ia mengaku telah merancang konsep baru PPDB, salah satunya meniadakan istilah zonasi.

Terbaru, ia telah melaporkan konsep baru PPDB kepada Presiden Prabowo.

“Masih menunggu nanti. Karena tadi kami sampaikan kepada Pak Presiden untuk segera diputuskan, tapi beliau memberikan arahan untuk nanti diselesaikan dengan Pak Menteri Sekretaris Negara,” kata Mu’ti di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu, 22 Januari 2025. (*)

Bagikan
Artikel Terkait
Eileen Wang, Wali Kota Arcadia di California, Amerika Serikat (AS), mengaku bersalah telah bertindak sebagai agen asing ilegal China.
InternasionalNews

Skandal Pengkhianatan Terbesar! Wali Kota Eileen Wang Terbongkar jadi Mata-mata China, AS Geger!

Finnews.id – Internasional  Publik Amerika Serikat kini tengah terhenyak oleh sebuah pengungkapan...

Tabir gelap sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berskala internasional akhirnya tersingkap di jantung Jakarta Selatan.
NewsOtomotif

Gila! Gudang Rahasia Berisi 1.494 Motor Curian Digerebek, Ternyata Jadi Markas Ekspor Gelap Antar Benua!

Finnews.id – NEWS, Jakarta   Tabir gelap sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berskala...

Larangan mengajar 2027 ditakutkan memicu krisis guru besar-besaran. Kebijakan ini terasa seperti "vonis mati" bagi karier guru honorer.
NasionalNews

Peringatan Keras! Larangan Mengajar Guru Honorer Berlaku 2027, DPRD Jatim Teriak

Finnews.id – Jakarta – Kabut tebal mulai membuat masa depan jutaan tenaga...

BareskrimPolri berhasil menahan sebanyak 321 pelaku sindikat Judi Online (Judol) di Gedung Perkantoran di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat (Jakbar).
NasionalNews

321 Pelaku Sindikat Judol Hayam Wuruk Tertangkap, Markas Bergeser

Finnews.id – Jakarta – BareskrimPolri berhasil menahan sebanyak 321 pelaku sindikat Judi...