Pastikan status pemblokiran sudah terkonfirmasi dan simpan nomor laporan pengaduan. Langkah ini membantu mengamankan kartu selama kamu mengurus penggantian kartu dan menunggu pemeriksaan saldo yang terpotong.
4. Datangi Kantor Cabang untuk Mengurus Kartu Baru
Setelah mengamankan kartu, kunjungi kantor cabang bank untuk mengajukan penggantian kartu ATM. Biasanya, bank tidak mengembalikan kartu yang tertelan karena alasan keamanan, sehingga petugas akan membantu menerbitkan kartu baru.
Bawa KTP dan dokumen pendukung yang diperlukan, serta siapkan nomor laporan pengaduan jika tersedia. Proses penerbitan kartu baru biasanya dapat selesai pada hari yang sama, tergantung prosedur bank.
5. Gunakan Mobile Banking sebagai Alternatif Sementara
Selama menunggu kartu pengganti, kamu tetap bisa bertransaksi menggunakan mobile banking atau internet banking. Layanan ini dapat membantu pembayaran tagihan, transfer uang, pengisian saldo e-wallet, hingga tarik tunai tanpa kartu jika bank menyediakan fitur tersebut.
Tetap jaga keamanan akun dan pantau riwayat transaksi rekening secara berkala. Jika menemukan transaksi yang tidak dikenal, segera laporkan kepada bank melalui kanal pengaduan resmi.
Intinya, jangan panik ketika kartu ATM tertelan dan saldo berkurang. Segera laporkan kejadian, amankan rekening, urus kartu pengganti, dan pantau proses pemeriksaan agar masalah dapat ditangani secara terstruktur.