Bank BSN juga telah menyiapkan sejumlah program kolaborasi seperti magang umum, MAGENTA, dan Youth Islamic Bankers Academy untuk menjembatani mahasiswa dengan industri perbankan.

Inisiatif Bank BSN dalam mengedukasi mahasiswa tersebut mendapat sambutan positif dari Rektor UINSU Prof. Dr. Hj. Nurhayati, M.Ag. Dalam sambutannya, Nurhayati mengapresiasi kehadiran Direktur Utama Bank BSN yang dinilai memberikan pencerahan langsung dari pelaku industri kepada mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah.

Nurhayati menekankan bahwa perbankan syariah tengah menghadapi tantangan sekaligus peluang besar di era transformasi digital. Oleh karena itu, ia meminta lulusan UINSU untuk membekali diri dengan nilai-nilai profesionalisme yang dilandasi ajaran Islam.

“Kekuatan perbankan syariah bukan hanya terletak pada teknologi dan pertumbuhan bisnis, melainkan juga pada nilai-nilai keadilan, kejujuran, amanah, dan kemaslahatan yang menjadi landasan utamanya. Jika SDM tidak jujur, tidak memberikan kemaslahatan, dan tidak amanah, yakinlah bahwa sebuah bank itu akan hancur,” tegas Nurhayati.

Rektor juga menjanjikan bahwa UINSU siap mencetak lulusan unggul yang dapat bersaing di industri keuangan. Ia mendorong mahasiswanya untuk berani mengambil setiap peluang karier di Bank BSN, karena mereka telah dipersiapkan sebagai generasi cerdas, kreatif, inovatif, dan berintegritas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Visi Indonesia Emas 2045 bukanlah cita-cita yang dapat diwujudkan hanya dengan harapan. Cita-cita tersebut membutuhkan generasi muda yang cerdas, kreatif, inovatif, dan berintegritas. Jadilah generasi yang mampu menghubungkan inovasi dengan etika, profesionalisme dengan amanah, serta kemajuan ekonomi dan kesejahteraan bersama,” pungkasnya.