finnews.id – PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau dikenal dengan Asuransi Jasindo semakin mendorong kesadaran pentingnya perlindungan dari berbagai risiko dalam kehidupan sehari-hari dengan memberikan penawaran spesial melalui potongan harga untuk produk Asuransi Kebakaran PSAKI dan Jasindo Travel Insurance. Program ini disediakan dalam rangka menyambut Bulan Inklusi Keuangan.
Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana, mengatakan inisiatif tersebut menjadi upaya perusahaan untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk asuransi yang dapat memberikan perlindungan terhadap risiko yang dapat sewaktu-waktu terjadi.
“Melalui momentum Bulan Inklusi Keuangan, kami berharap masyarakat dapat semakin memahami pentingnya perlindungan terhadap berbagai risiko, baik yang berkaitan dengan aset tempat tinggal maupun perjalanan, dengan biaya yang lebih terjangkau,” ujar Brellian.
Brellian menjelaskan perusahaan memberikan penawaran antara lain perlindungan rumah dengan diskon sebesar 15% untuk produk Asuransi Kebakaran PSAKI (Polis Standar Asuransi Kebakaran Indonesia) menggunakan kode promo IFGJAYA. Produk ini memberikan perlindungan terhadap risiko kebakaran, sambaran petir, ledakan, asap, serta kejatuhan pesawat terbang, dengan nilai perlindungan hingga Rp5 miliar.
Selain perlindungan terhadap aset tempat tinggal, perusahaan pun memberikan potongan harga sebesar 30% untuk produk Jasindo Travel Insurance, khusus pembelian melalui platform ONE by IFG.
Kemudian, untuk perjalanan domestik, Jasindo Travel Insurance memberikan perlindungan kecelakaan diri hingga Rp100 juta. Sementara itu, bagi perjalanan internasional, produk ini menyediakan perlindungan medis hingga US$50 ribu, proteksi atas penolakan visa hingga US$350, serta perlindungan terhadap kehilangan barang elektronik dan barang fashion hingga US$500, sesuai dengan ketentuan polis yang berlaku.
Perlindungan asuransi menjadi langkah penting dalam mempersiapkan diri menghadapi risiko yang dapat terjadi kapan saja. Brellian pun menambahkan bahwa perluasan inklusi keuangan tidak hanya berkaitan dengan akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga dengan pemahaman masyarakat mengenai manfaat dan pentingnya pengelolaan risiko.