finnews.id – PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau dikenal dengan Asuransi Jasindo sebagai bagian dari Holding IFG dan Danantara Indonesia memperkuat perannya sebagai mitra pengelolaan risiko negara (risk management partner) dalam memberikan perlindungan Barang Milik Negara (BMN) melalui pendekatan berbasis risiko. Peran tersebut salah satunya diwujudkan melalui posisi Asuransi Jasindo sebagai Ketua Konsorsium Asuransi Barang Milik Negara (KABMN), yang mendukung perlindungan aset negara secara bertahap, terukur, dan mengedepankan prinsip kehati-hatian.
Pendekatan ini menjadi semakin relevan di tengah masih luasnya kebutuhan perlindungan terhadap aset negara. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan baru sekitar 20% BMN yang mendapatkan perlindungan asuransi, khususnya melalui KABMN. Namun demikian, melihat bahwa perluasan perlindungan BMN tidak hanya berkaitan dengan kapasitas industri asuransi, tetapi juga kesiapan data aset, penetapan prioritas, ketersediaan anggaran, serta koordinasi antarkementerian dan lembaga.
Direktur Operasional Asuransi Jasindo, Ocke Kurniandi, mengatakan pengelolaan risiko negara, khususnya terhadap aset yang memiliki nilai dan fungsi strategis, membutuhkan pemahaman menyeluruh terhadap risiko melalui pendekatan risk management yang tidak hanya berorientasi pada pengalihan risiko melalui asuransi.
“Sebagai Ketua KABMN, kami melihat perlindungan BMN perlu ditempatkan sebagai bagian dari pengelolaan risiko aset negara. Artinya, perlindungan tidak hanya ditentukan dari berapa banyak aset yang diasuransikan, tetapi berdasarkan karakteristik, nilai, tingkat risiko, serta dampaknya terhadap keberlangsungan fungsi aset, termasuk pelayanan publik,” ujar Ocke.
Menurut Ocke, pendekatan itu memungkinkan pengelolaan risiko dilakukan secara lebih menyeluruh, mulai dari identifikasi dan penilaian risiko, mitigasi, perlindungan melalui asuransi, hingga pemulihan ketika risiko terjadi. Dengan demikian, asuransi dapat menjadi bagian dari strategi pengelolaan risiko yang lebih luas, sekaligus memperkuat peran Asuransi Jasindo dan KABMN sebagai risk management partner bagi pemerintah.