Salah satu inovasi yang lahir dari BTN Housingpreneur 2025 adalah Proteka, solusi perkuatan bangunan yang dikembangkan Zamzam Multazam. Inovasi ini berfokus pada upaya mengurangi risiko kerusakan bangunan akibat gempa bumi melalui teknologi pelapis yang diperkuat serat atau fiber-reinforced coating.
Proteka dirancang untuk meningkatkan ketahanan dinding bangunan tanpa harus selalu melakukan pembongkaran besar. Teknologi ini diaplikasikan pada permukaan dinding untuk membantu meningkatkan ketahanannya terhadap guncangan. Pendekatan tersebut dapat menjadi alternatif perkuatan bagi bangunan eksisting, termasuk rumah tinggal dan sekolah yang membutuhkan peningkatan ketahanan terhadap gempa.
Inovasi ini relevan bagi Indonesia yang memiliki risiko gempa bumi di berbagai wilayah. Sebab, kerusakan dinding dan jatuhnya material bangunan saat gempa dapat membahayakan penghuni, bahkan ketika struktur utama bangunan masih berdiri. Melalui pemeriksaan dan perencanaan teknis, Proteka berupaya membantu pemilik bangunan menentukan langkah perkuatan yang sesuai untuk mengurangi risiko tersebut.
Proteka juga terlibat dalam penerapan dan pengujian teknologi perkuatan. Salah satunya melalui proyek perkuatan bangunan sekolah di Lembang, Bandung. Pengujian menggunakan meja getar (shake table test) juga dilakukan untuk mempelajari respons dinding bata dengan dan tanpa pelapis perkuatan terhadap simulasi gempa.
Selain menjaring inovasi melalui kompetisi, BTN juga mendorong pengembangan hunian ramah lingkungan melalui Program Rumah Rendah Emisi yang diluncurkan pada kuartal IV 2024 bersama sejumlah developer. Program tersebut melibatkan startup yang mengolah sampah plastik rumah tangga, seperti bungkus mi instan serta sachet sabun dan sampo, menjadi material bangunan untuk lantai, paving, dan dinding.
Beberapa startup yang terlibat antara lain Rebrick, Plustik, dan Green Brick. BTN juga berupaya memperluas kemitraan dengan pengusaha di berbagai daerah agar semakin banyak pelaku usaha dapat berkontribusi dalam pengembangan rumah rendah emisi.