finnews.id – Waralaba populer Resident Evil kembali menghiasi layar lebar lewat film terbarunya yang mengusung pendekatan berbeda dari seri-seri pendahulunya. Disutradarai oleh Zach Cregger, film horor aksi ini dijadwalkan tayang secara internasional di bioskop mulai 18 September 2026.
Bagi para pencinta gim, kehadiran film ini tentu memancing rasa penasaran. Resident Evil 2026 tidak melanjutkan kisah dari era Milla Jovovich maupun menjadi sekuel langsung dari Resident Evil: Welcome to Raccoon City yang rilis pada 2021 lalu.
Sony Pictures menyebut film ini sebagai sebuah reinvention atau penafsiran ulang terhadap keseluruhan waralaba. Sutradara Zach Cregger menghadirkan jalan cerita segar yang berpusat pada karakter baru bernama Bryan, seorang kurir medis yang diperankan oleh aktor Austin Abrams.
Sebelum menyaksikan aksi menegangkan di bioskop, simak lima fakta menarik mengenai film Resident Evil 2026 berikut ini:
1. Menjadi Reboot Kedua dalam Waralaba Film
Resident Evil tercatat sudah beberapa kali mengalami adaptasi layar lebar sejak film pertamanya rilis pada 2002 silam. Setelah era panjang Milla Jovovich berakhir lewat The Final Chapter pada 2017, waralaba ini sempat mendapatkan reboot pertama lewat Welcome to Raccoon City pada 2021.
Kini, Resident Evil 2026 hadir sebagai reboot kedua yang berdiri sendiri. Penonton baru tidak perlu mengikuti seluruh film terdahulu untuk memahami jalan cerita karena film ini menawarkan narasi yang sepenuhnya independen.
2. Mengambil Latar Raccoon City dengan Nuansa Modern
Meskipun membawa alur baru, film ini tetap mempertahankan elemen ikonik dunia Resident Evil, yakni Raccoon City sebagai pusat penyebaran wabah. Lembaga Sensor Film (LSF) Indonesia mencatat bahwa film berdurasi sekitar 94 menit ini diadaptasi dari esensi Resident Evil 2, tetapi dikemas dalam balutan latar modern yang segar.
3. Digarap oleh Sutradara yang Penggemar Berat Gim
Kursi sutradara dipercayakan kepada Zach Cregger, sosok di balik kesuksesan film Barbarian dan Weapons. Ia juga merangkap sebagai penulis skenario bersama Shay Hatten. Cregger secara terbuka mengaku sebagai penggemar berat gim Resident Evil, khususnya Resident Evil 4, yang kemudian menginspirasi banyak elemen di dalam filmnya.