“Kami ingin asuransi dipahami sebagai bagian dari perencanaan dan pengelolaan risiko usaha. Dengan pemahaman yang lebih baik, pelaku usaha dapat lebih siap menghadapi ketidakpastian dan menjaga keberlangsungan bisnisnya,” tambah Made.

Brellian kemudian menambahkan penguatan jaringan regional merupakan bagian dari strategi Asuransi Jasindo untuk mengembangkan bisnis secara sehat sekaligus memperluas kontribusi perusahaan di daerah. Pertumbuhan tersebut tetap dilakukan dengan memperhatikan kualitas bisnis dan penerapan tata kelola risiko yang prudent. Asuransi Jasindo juga terus memperkuat penerapan risk management partnership sebagai pendekatan dalam memberikan perlindungan yang sejalan dengan profil dan kebutuhan risiko nasabah, sekaligus mendorong mitigasi risiko untuk keberlanjutan usaha.

“Kami melihat daerah memiliki potensi yang kuat untuk terus berkembang. Oleh karena itu, penguatan bisnis di daerah perlu berjalan seiring dengan pengelolaan risiko yang baik. Kami tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, kualitas portofolio, dan disiplin underwriting agar pertumbuhan dapat berlangsung secara sehat dan berkelanjutan,” tutup Brellian.