Pengguna dapat membuka Task Manager, kemudian memilih tab Startup. Setelah itu, nonaktifkan aplikasi yang tidak penting.

Langkah ini membantu mengurangi beban ketika laptop melakukan booting. Selain itu, pengguna dapat membuat proses awal penggunaan laptop menjadi lebih cepat dengan hanya menjalankan aplikasi yang memang diperlukan.

2. Pilih Mode Daya untuk Performa Tinggi

Pengaturan daya juga dapat memengaruhi cara laptop bekerja. Untuk kebutuhan multitasking, pengguna dapat mengubah mode baterai ke Best Performance atau High Performance melalui menu pengaturan sistem.

Mode tersebut mengarahkan laptop untuk mengutamakan performa. Dengan begitu, pengguna bisa memaksimalkan kemampuan perangkat ketika menjalankan beberapa aplikasi sekaligus.

3. Matikan Efek Visual Windows

Efek visual seperti animasi pada Windows juga menggunakan sumber daya sistem. Pada laptop dengan kemampuan terbatas, pengguna dapat mengurangi beban tersebut dengan mengubah pengaturan visual.

Caranya, ubah pengaturan visual Windows ke opsi Best Performance. Pengaturan ini menonaktifkan berbagai efek visual yang tidak terlalu penting sehingga sistem dapat lebih fokus pada performa.

Langkah tersebut bisa menjadi tambahan optimasi setelah pengguna mengatur aplikasi startup dan mode daya. Dengan mengurangi elemen visual, pengguna dapat membantu sistem bekerja lebih ringan.

Jadi, sebelum buru-buru mengganti laptop, coba maksimalkan dulu sumber daya yang tersedia. Dengan kombinasi peningkatan hardware dan pengaturan software yang tepat, laptop Intel Core i3 masih bisa dioptimalkan untuk kebutuhan multitasking.