Sebenarnya lebih rumit dari itu. Winda tewas di kamar mandi di rumah bekas mertua. Dikatakan ”bekas” karena Winda sudah bercerai dengan suami: seorang polisi di Medan.

Tapi malam itu Winda tidur di rumah mertua. Mantan suami juga masih ada di rumah itu. Menurut sumber tepercaya Disway, keduanya masih tidur satu kamar. Anak mereka pun masih tinggal di rumah itu.

Dilihat dari lokasi rumah mertua ini, tampak mertua Winda orang berada. Kompleks perumahan ini tergolong perumahan cukup mahal di Medan: di Helvetia. Sedang Winda sendiri berasal dari daerah jauh di luar kota Medan.

Hasil lab menunjukkan bahwa Winda tewas akibat tembakan pistol revolver milik mantan suami. Si mantan memang seorang polisi yang punya wewenang untuk membawa pistol ke rumah. Semuanya sesuai prosedur. Masalahnya, lab mengatakan Winda tewas akibat tembakan tempel (ujung pistol menempel di kepala Winda). Pistol itu milik mantan.

Sang mantan kini sudah diamankan di Propam Polda Sumut. Pengakuannya: Winda tewas karena bunuh diri. Sumber itu menyebut Winda sebelum itu pun memang pernah berusaha bunuh diri.

Komisi III DPR sampai ke Medan untuk menjernihkan persoalan ini. Komisi III (bidang hukum) minta agar tewasnya Winda diungkap secara transparan. Termasuk bagaimana pistol sang mantan bisa dipakai untuk ”bunuh diri”.

Juga harus transparan: apa hubungan Winda dengan Blueray.

Yang jelas, di kalangan bisnis cargo, nama Blueray identik dengan harga murah. ”Harga lebih murah” itulah yang menjadi awal ”iri hati”: pasti ada apa-apanya.

Anda sudah tahu: setiap produk bermerk asal luar negeri pasti sudah ada agen resminya di Indonesia. Bahkan ada agen tunggalnya. Sejak Blueray merajalela, para agen tunggal itu menjerit dalam bisik-bisik: kok barang yang diageninya beredar di pasar dengan harga jauh lebih murah. Termasuk I-Phone terbaru. Pun baju-baju bermerek.

Para agen itulah yang kemudian melacak: ada apa di balik itu. Mereka menemukan ada Blueray yang memasukkannya. Mereka pun lapor polisi. Dilakukanlah penggerebekan. Sampai ditemukan ribuan HP selundupan yang sudah bisa langsung dipakai tanpa mengurus IMEI yang mahal itu.