finnews.id – MotoGP akan memasuki era baru pada musim 2027 dengan penggunaan mesin 850cc yang menggantikan konfigurasi 1.000cc. Perubahan regulasi tersebut diperkirakan membuat catatan waktu putaran menjadi lebih lambat di sebagian besar sirkuit.

Namun, juara dunia bertahan Marc Marquez meyakini kondisi tersebut tidak akan berlaku di semua lintasan. Menurut pembalap Ducati Lenovo itu, Sachsenring justru berpotensi tetap menghadirkan putaran yang lebih cepat meski tenaga motor berkurang.

Prediksi tersebut muncul setelah Marquez memecahkan rekor lap Sachsenring pada sesi kualifikasi MotoGP Jerman 2026. Rekor itu sebelumnya dipegang Fabio Di Giannantonio, tetapi Marquez berhasil merebutnya kembali.

Sachsenring Dinilai Cocok untuk Motor MotoGP 2027

Regulasi baru MotoGP 2027 tidak hanya memangkas kapasitas mesin menjadi 850cc. Perangkat ride height device juga akan dihapus, sementara komponen aerodinamika depan diperkecil dan ruang pengembangannya dibatasi.

Kombinasi perubahan tersebut diperkirakan membuat motor lebih lambat di lintasan yang mengandalkan kecepatan puncak. Namun, Marquez menilai Sachsenring memiliki karakter berbeda.

Sirkuit yang didominasi tikungan dengan lintasan lurus pendek membuat tenaga mesin bukan faktor penentu utama. Karena itu, ia yakin motor generasi baru masih mampu mencatatkan waktu putaran yang sangat kompetitif.

“Tahun lalu Di Giannantonio mencatatkan putaran luar biasa saat sesi Practice,” kata Marquez.

“Itu adalah salah satu sirkuit yang ingin saya miliki rekor lap-nya. Tetapi saya percaya dengan motor 850cc, di sini kami masih bisa mencatat waktu 1 menit 18 detik.”

Pedro Acosta: Ban Akan Menentukan

Pendapat Marquez mendapat dukungan dari Pedro Acosta. Pembalap Spanyol itu menilai performa ban akan menjadi faktor yang sangat menentukan apakah motor MotoGP 2027 mampu menyamai atau bahkan melampaui catatan waktu saat ini.

Menurut Acosta, karakter Sachsenring membuat pembalap tidak bisa memanfaatkan seluruh tenaga mesin 1.000cc yang digunakan sekarang.

“Saat ini di Sachsenring kami sebenarnya tidak menggunakan seluruh tenaga motor karena memang tidak memungkinkan,” ujar Acosta.

Ia menambahkan bobot motor yang lebih ringan pada regulasi baru dapat membantu mengimbangi penurunan tenaga mesin. Jika ban memberikan daya cengkeram yang optimal, catatan waktu diperkirakan tetap berada di kisaran 1 menit 18 hingga 1 menit 19 detik, sangat dekat dengan performa motor 1.000cc.