Yang kedua soal kekhawatiran saya di awal terbentuknya ”grup Wartawan 60+” ini: jangan-jangan hanya akan seperti grup WA lainnya. Yakni lebih banyak untuk posting doa-doa, ajakan salat tahajud dan mengingatkan sudah waktunya salat subuh.

Saya minta grup baru itu tidak mengizinkan postingan seperti itu. Bukan saya anti tapi sudah banyak mendapatkan hal yang sama di grup yang lain. Biar beda grup isinya sama.

Doa, ajakan tahajud dan salat subuhnya bukan tulisan sendiri melainkan hanya reposting ajakan yang sama dari grup lain.

Membaca itu rasanya seperti mendengarkan bacaan Quran dari sebuah masjid, yang setelah saya masuki tidak ada orang; ternyata itu rekaman digital yang berbunyi sendiri bila jam salat tiba.

Banyak anggota grup yang ternyata setuju. Bahkan ucapan selamat tahun pun harus diatur. Kalau anggota grup mengucapkan selamat ultah pada semua yang ulang tahun alangkah monotonnya. Anggota grup ini 193. Berarti tiap dua hari ada yang ulang tahun. Ucapan ulang tahun sebaiknya disampaikan langsung ke nomor pribadi bersangkutan.

Dari luar grup saya baca postingan wartawan hebat kelas dunia: Tom Wright. Tom, wartawan asal Inggris yang tinggal di Hong Kong, membela Nadiem.

Anda sudah tahu siapa Tom: wartawan yang berhasil menjadi finalis penghargaan Pulitzer dalam investigasi korupsi terbesar di dunia 1MDB di Malaysia itu. Begitu hebat investigasi Tom. Sampai lintas negara. Sampai kakap sekelas perdana menteri Tun Najib, istri, dan kroninya runtuh. Masuk penjara.

Tom lantas menulis buku terkenal yang Anda pasti sudah membacanya: Billion Dollar Whale. Buku itu ditulis di Jakarta. Tom yang masih muda itu, belum 50 tahun, memang memulai karir wartawannya di Jakarta: sebagai koresponden harian The Wall Street Journal.

Tom tergolong wartawan whale hunter: pemburu ikan paus. Buruannya kelas kakap dengan risiko kakap pula.

Saat ini Tom sedang diperkarakan oleh tokoh politik-keuangan Thailand. Itu terkait investigasi Tom di judi online di Kamboja dan praktik penipuan di dalamnya. Sang tokoh langsung meletakkan jabatan sebagai menteri keuangan sehari setelah Tom menyiarkan hasil investigasinya.