2. Atur Tingkat Kecerahan Layar dan Ruangan
Anda wajib memastikan bahwa tingkat kecerahan (brightness) komputer berada pada posisi seimbang, tidak terlalu mencolok dan tidak terlalu gelap. Manfaatkan fitur mode malam (night mode) atau filter cahaya biru (blue light filter) guna mereduksi paparan sinar biru berbahaya dari gawai Anda. Selain itu, selaraskan pencahayaan ruangan kerja agar tidak menciptakan kontras yang terlalu ekstrem dengan layar komputer Anda.
3. Jaga Jarak Pandang Ideal dengan Monitor
Atur posisi duduk Anda hingga mendapatkan jarak pandang ideal berkisar antara 50 sampai 70 sentimeter dari layar monitor. Posisi atas layar komputer atau gawai Anda sebaiknya berada sekitar 10 hingga 12 sentimeter di bawah garis lurus pandangan mata. Pengaturan sudut ini terbukti ampuh mengurangi ketegangan otot pada area leher dan mata secara signifikan.
4. Tingkatkan Frekuensi Berkedip
Seseorang yang terlalu fokus menatap layar komputer biasanya cenderung lupa atau jarang berkedip. Kebiasaan buruk ini menjadi dalang utama yang menyebabkan kornea mata menjadi kering. Sebagai solusinya, Anda harus lebih sering berkedip secara sadar guna merangsang air mata alami. Jika perlu, Anda dapat mengaplikasikan obat tetes mata air mata buatan (artificial tears) untuk menjaga kelembapan mata.
5. Lakukan Peregangan Otot Mata Secara Berkala
Menatap monitor dalam durasi yang panjang otomatis membuat otot-otot di sekitar mata menjadi kaku. Untuk mengendurkannya, Anda cukup melakukan senam mata sederhana dengan cara memutar bola mata searah jarum jam, lalu memutarnya ke arah berlawanan selama beberapa detik. Anda juga bisa melatih kelenturan fokus mata dengan melihat objek dekat dan jauh secara bergantian.
6. Konsumsi Makanan Bernutrisi Tinggi untuk Mata
Langkah proteksi dari dalam juga memegang peranan yang tidak kalah penting. Pekerja kantoran harus memenuhi kebutuhan nutrisi esensial seperti vitamin A, C, E, zinc, omega-3, serta senyawa antioksidan lutein dan zeaxanthin. Anda bisa mendapatkan pasokan nutrisi melimpah ini dengan rutin mengonsumsi sayuran dan buah seperti wortel, ubi, jeruk, stroberi, kacang almon, alpukat, dan bayam.