finnews.id – Timnas Inggris mengawali Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan setelah menundukkan Kroasia 4-2 pada laga Grup L. Namun, hasil gemilang tersebut ternyata belum sepenuhnya memuaskan pelatih Thomas Tuchel.

Meski Three Lions berhasil mencetak empat gol dan mengamankan tiga poin penting, Tuchel secara terbuka mengkritik penampilan anak asuhnya pada babak pertama yang dinilai terlalu berhati-hati dan kurang percaya diri.

Inggris Dinilai Terlalu Aman

Dalam wawancara seusai pertandingan, Tuchel mengakui timnya sempat mengalami kesulitan menemukan ritme permainan saat menghadapi Kroasia.

Menurut pelatih asal Jerman itu, para pemain Inggris terlalu sering memilih opsi aman dengan memainkan bola ke belakang dibanding mencoba menembus pertahanan lawan.

“Kami sedikit gugup. Keputusan yang kami ambil cenderung bermain aman dan mengembalikan bola ke belakang. Kami kesulitan menemukan ritme permainan dan tidak memiliki kepercayaan diri untuk memanfaatkan celah yang ada,” ujar Tuchel.

Kondisi tersebut membuat Inggris gagal menunjukkan dominasi penuh meski diperkuat sejumlah pemain bintang seperti Harry Kane, Jude Bellingham, dan Marcus Rashford.

Statistik Jadi Bukti

Tuchel bahkan menyoroti statistik duel yang menunjukkan perbedaan mencolok antara babak pertama dan kedua.

Pada 45 menit pertama, Inggris hanya mampu memenangkan sekitar 33 persen duel darat. Angka tersebut melonjak drastis menjadi 73 persen setelah turun minum.

Bagi Tuchel, data tersebut menjadi bukti bahwa timnya kurang agresif dan belum menunjukkan komitmen maksimal sebelum jeda pertandingan.

“Saat tidak menguasai bola pun kami tidak cukup baik. Komitmen kami belum berada di level yang seharusnya,” kata Tuchel.

Respons Positif di Babak Kedua

Meski mengkritik penampilan awal timnya, Tuchel tetap memberikan apresiasi terhadap perubahan yang ditunjukkan para pemain setelah jeda.

Inggris tampil jauh lebih agresif dan efektif pada babak kedua. Harry Kane mencetak dua gol, sementara Jude Bellingham dan Marcus Rashford turut menyumbang gol untuk memastikan kemenangan 4-2.

“Saya menyukai reaksi para pemain di babak kedua. Ada banyak emosi dalam pertandingan ini dan kami membutuhkan waktu untuk benar-benar menemukan permainan kami,” ungkap Tuchel.

Perubahan pendekatan tersebut membuat Kroasia kesulitan mengimbangi tempo permainan Inggris hingga akhirnya harus mengakui keunggulan lawannya.