finnews.id – Kemenangan perdana Lewis Hamilton bersama Ferrari di F1 Barcelona 2026 menjadi salah satu momen paling bersejarah musim ini. Namun, di balik keberhasilan tersebut, muncul perdebatan mengenai seberapa besar peran Virtual Safety Car (VSC) dalam membantu pembalap asal Inggris itu meraih kemenangan.
Hamilton tampil impresif sepanjang balapan di Sirkuit Barcelona-Catalunya. Ferrari menerapkan strategi tiga pit stop yang agresif, dan keputusan tersebut terbukti membuahkan hasil. Meski demikian, kemunculan VSC pada pertengahan lomba memunculkan pertanyaan: apakah Hamilton tetap akan menang tanpa bantuan situasi tersebut?
VSC Muncul pada Momen Krusial
Perdebatan bermula ketika mobil Aston Martin milik Fernando Alonso mengalami masalah dan berhenti di Tikungan 9 pada lap ke-40. Insiden itu memaksa Race Control mengaktifkan Virtual Safety Car agar proses evakuasi mobil dapat dilakukan dengan aman.
Momen tersebut datang pada waktu yang sangat menguntungkan bagi Hamilton. Pembalap Ferrari itu dapat melakukan pit stop dengan kehilangan waktu yang jauh lebih sedikit dibandingkan jika pit stop dilakukan dalam kondisi balapan normal.
Dengan adanya VSC, Hamilton diperkirakan menghemat sekitar 10 detik waktu balapan. Yang lebih penting, ia berhasil tetap berada di depan duo Mercedes, George Russell dan Kimi Antonelli, setelah kembali ke lintasan.
Tanpa VSC, strategi tiga pit stop Ferrari berpotensi membuat Hamilton keluar pit di belakang kedua pembalap Mercedes tersebut. Artinya, ia masih harus mengejar dan menyalip mereka untuk merebut kemenangan.
Kecepatan Hamilton Tetap Jadi Faktor Penentu
Meski VSC memberikan keuntungan strategis, banyak pihak meyakini Hamilton tetap memiliki peluang besar untuk menang berkat kecepatannya yang luar biasa sepanjang balapan.
George Russell, yang finis sekitar 20 detik di belakang mantan rekan setimnya itu, mengakui bahwa Hamilton memang tampil sangat cepat di Barcelona.
Russell mengatakan bahwa VSC memang sedikit merugikan Mercedes, tetapi menurutnya Hamilton tetap memiliki kecepatan yang sulit ditandingi.
Ia juga mengaku terkesan dengan performa Hamilton sejak awal balapan. Bahkan saat Andrea Kimi Antonelli berada di belakang Hamilton, Russell menilai pembalap Ferrari tersebut selalu mampu mengendalikan situasi.