finnews.id – Masa depan Fernando Alonso di Formula 1 kembali menjadi sorotan. Juara dunia dua kali asal Spanyol itu dikabarkan berpeluang menjalani periode keempat bersama Alpine mulai musim 2027, seiring belum adanya keputusan terkait kelanjutan kariernya setelah musim ini.

Rumor tersebut mencuat di tengah ketidakpastian masa depan Alonso bersama Aston Martin. Meski usianya telah menginjak 45 tahun pada 2027, pembalap veteran itu masih menunjukkan motivasi tinggi untuk tetap bersaing di level tertinggi.

Alonso Belum Putuskan Masa Depan di Formula 1

Pada akhir pekan Grand Prix Spanyol di Barcelona, Alonso mengungkapkan bahwa ia akan mengambil keputusan soal masa depannya setelah jeda musim panas.

Pernyataan Alonso soal kemungkinan tampil untuk terakhir kalinya di Barcelona memicu berbagai spekulasi. Hal itu berkaitan dengan perubahan kalender Formula 1, di mana Circuit de Barcelona-Catalunya akan memasuki sistem rotasi mulai 2027.

Meski banyak yang menganggap Alonso semakin dekat dengan pensiun, sejarah membuktikan bahwa pembalap Spanyol itu kerap membuat keputusan mengejutkan. Setelah sempat meninggalkan F1 pada 2018, ia berhasil kembali dan tetap kompetitif bersama Alpine serta Aston Martin.

Reuni dengan Alpine Dinilai Masuk Akal

Kemungkinan Alonso kembali ke Alpine bukan sekadar rumor tanpa dasar. Hubungan erat dengan Flavio Briatore menjadi salah satu faktor utama yang membuat skenario tersebut terlihat realistis.

Briatore kini memegang peran penting di Alpine sekaligus bertindak sebagai manajer Alonso. Kedekatan keduanya telah terjalin sejak era Renault, saat Alonso meraih dua gelar juara dunia pada 2005 dan 2006.

Jika transfer itu benar-benar terjadi, maka Alonso akan menjalani periode keempat bersama tim berbasis Enstone tersebut. Sebelumnya, ia membela Renault pada 2003-2006 dan 2008-2009, sebelum kembali bersama Alpine pada 2021-2022.

Alpine dan Mercedes Bisa Jadi Daya Tarik Besar

Salah satu alasan Alpine dianggap menarik adalah kerja samanya dengan Mercedes sebagai pemasok mesin untuk era regulasi baru Formula 1.

Sementara itu, Aston Martin memang memiliki ambisi besar melalui kemitraan dengan Honda. Namun, belum ada jaminan bahwa proyek tersebut akan langsung menghasilkan mobil penantang gelar pada 2027.

Bagi Alonso yang masih memimpikan satu podium atau kemenangan terakhir sebelum pensiun, memilih tim dengan paket paling kompetitif tentu menjadi prioritas utama.