Sebagai catatan, Lee bergabung dengan klub Skandinavia tersebut dari FC Seoul pada tahun 2023 dengan nilai transfer yang tergolong murah, yakni hanya sekitar 1,3 juta poundsterling.

Sejak kepindahannya, ia telah mengemas tiga gol dan delapan asis dari total 65 pertandingan bersama Midtjylland.

Proyeksi Peran Lee di Anfield: Pengganti Konate atau Gomez?

Bagi Midtjylland, menjual Lee musim panas ini tentu akan mendatangkan keuntungan finansial yang sangat sehat. Di sisi lain, bagi Liverpool, perekrutan pemain berusia 23 tahun ini dinilai sebagai investasi cerdas yang minim risiko namun berpotensi memberikan keuntungan besar.

Selain performa apiknya di Piala Dunia, Lee juga sempat unjuk gigi di kompetisi Eropa musim lalu dengan membantu timnya mengalahkan Nottingham Forest dan Celtic di Liga Malam Jumat, sebelum akhirnya Midtjylland disingkirkan oleh Nottingham Forest di babak 16 besar.

Kehadiran Lee digadang-gadang bisa mengisi kekosongan lini belakang Liverpool yang ditinggalkan oleh Ibrahima Konate. Walau begitu, langsung membebaninya dengan tanggung jawab sebagai bek utama di klub sebesar Liverpool dianggap sebagai lompatan yang terlalu ekstrem.

Alhasil, Lee dinilai lebih realistis diproyeksikan sebagai suksesor Joe Gomez. Bek asal Inggris tersebut juga akan habis masa kontraknya pada tahun 2027 dan masa depannya di Anfield kian tidak menentu.

Sementara itu, rekrutan baru Jeremy Jacquet dipandang sebagai sosok yang lebih siap untuk langsung menggantikan posisi Konate yang dirumorkan menuju Real Madrid, meskipun usianya beberapa tahun lebih muda dari Lee.

Selain itu, Liverpool juga dikabarkan telah membidik bek lain seharga 55 juta poundsterling untuk memperkuat sektor pertahanan mereka.