Tim Mendapat Waktu Adaptasi Lebih Panjang
Penundaan penerapan penuh rasio 60/40 juga memberikan keuntungan praktis bagi tim-tim Formula 1. Dengan peningkatan tenaga mesin pembakaran internal pada 2028, mobil akan membutuhkan kapasitas bahan bakar yang lebih besar.
Karena itu, tim memperoleh waktu tambahan untuk merancang sasis baru yang mampu mengakomodasi tangki bahan bakar dengan kapasitas lebih besar tanpa mengorbankan performa maupun distribusi bobot kendaraan.
Pendekatan bertahap dinilai dapat mengurangi risiko teknis sekaligus memberi ruang bagi seluruh pabrikan untuk menyesuaikan pengembangan mesin mereka secara lebih efektif.
FIA Klaim Semua Pihak Mendukung
FIA menegaskan bahwa perubahan regulasi ini merupakan hasil kerja sama seluruh pemangku kepentingan Formula 1.
Menurut badan tersebut, regulasi 2026 sejak awal memang disusun bersama FIA, FOM, tim peserta, produsen otomotif, dan pemasok power unit. Oleh karena itu, revisi terbaru dianggap sebagai kelanjutan dari proses kolaboratif untuk menyempurnakan aturan yang sudah ada.
Kesepakatan ini juga melibatkan produsen baru yang akan bergabung pada era regulasi berikutnya, termasuk General Motors yang tengah mempersiapkan kehadirannya di Formula 1.
FIA kini akan mempercepat proses administrasi agar seluruh pihak memiliki kejelasan lebih awal mengenai perubahan yang akan diterapkan.
Menunggu Persetujuan Final
Meski sudah disepakati secara prinsip, perubahan regulasi tersebut masih harus mendapatkan persetujuan resmi dari World Motor Sport Council.
Sidang badan pengambil keputusan tertinggi FIA itu dijadwalkan berlangsung pada 23 Juni. Jika disahkan, maka Formula 1 akan memasuki periode transisi dua tahun sebelum akhirnya mencapai target pembagian tenaga 60 persen mesin pembakaran internal dan 40 persen sistem listrik pada musim 2028.
Penutup
Keputusan FIA menunda penerapan penuh rasio tenaga 60/40 menunjukkan upaya mencari keseimbangan antara ambisi teknologi dan kebutuhan praktis para produsen mesin. Dengan skema transisi bertahap, Formula 1 berharap dapat menjaga kualitas balapan sekaligus memberikan waktu adaptasi yang memadai bagi seluruh tim dan pabrikan menjelang era baru power unit yang lebih kompleks.
Referensi: