“Bermain adalah salah satu metode paling efektif bagi anak-anak untuk belajar dan tumbuh. Kami ingin mendorong anak-anak agar mendapatkan lebih banyak kesempatan bermain, sekaligus meyakinkan para orang tua bahwa mendukung waktu bermain anak adalah investasi penting bagi masa depan mereka,” ujar Cedric.

Ia juga menambahkan bahwa liburan sekolah menjadi momentum emas bagi keluarga untuk menikmati waktu berkualitas secara optimal. Melalui aktivitas merakit LEGO, anak-anak tidak sekadar bersenang-senang, tetapi juga mengadopsi keterampilan hidup agar tumbuh menjadi pribadi yang adaptif dan tangguh.

Bagi masyarakat yang ingin merasakan langsung keseruan kampanye ini, LEGO Indonesia menggelar aktivasi area bermain interaktif di Main Atrium East Mall Level 1, Grand Indonesia. Eksibisi ini berlangsung mulai dari 4 Juni hingga 19 Juli 2026.

Para pengunjung dapat menjelajahi berbagai zona permainan edukatif yang dirancang khusus untuk mengasah berbagai aspek keterampilan anak. Berikut adalah lima wahana utama yang dapat dicoba secara gratis:

Brick Carousel: Zona ini menantang anak-anak untuk merakit desain hewan unik menggunakan imajinasi mereka, kemudian memajang hasil karya tersebut di atas komidi putar raksasa.

Brick Mix: Sebuah wahana interaktif yang menuntut anak mencari solusi kreatif demi memecahkan tantangan dari kubus-kubus mini yang berputar.

Hop & Build: Mengadaptasi permainan tradisional engklek, area ini mengajak anak-anak melompat bersama teman sembari mengumpulkan balok LEGO untuk kemudian dirakit bersama menjadi satu kesatuan set utuh.

Brick Seek: Wahana petualangan yang mengajak anak melatih ketelitian dengan mencari karakter LEGO Baby Panda yang tersembunyi di dalam kotak-kotak misteri (mystery boxes).

Tower of Play: Pengunjung dapat merancang identitas mereka sendiri sebagai Play Champion dalam wujud LEGO Minifigure. Anak-anak bebas memilih komponen dan aksesori mini yang mencerminkan karakter diri mereka, lalu memajangnya di menara sebagai simbol perayaan kreativitas.