MotoGP Evaluasi Format Grid Start
MotoGP saat ini memang sedang mengevaluasi sejumlah langkah untuk meningkatkan keselamatan saat start balapan.
Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah mengubah susunan grid dari tiga pembalap per baris menjadi format dua pembalap per baris seperti yang digunakan Formula 1.
Menurut Di Giannantonio, jarak yang lebih besar antar pembalap dapat mengurangi godaan untuk mengambil risiko berlebihan saat memasuki tikungan pertama.
“Saat ini kami sangat berdekatan di tikungan pertama.”
“Jika seorang pembalap mengambil risiko besar, hadiahnya juga sangat besar.”
“Tetapi jika ada lebih banyak ruang, mungkin risikonya tidak sepadan hanya untuk mendapatkan satu atau dua posisi.”
Ia percaya segala upaya yang dapat menciptakan ruang lebih besar saat start layak dipertimbangkan demi keselamatan semua rider.
Tetap Bangkit Setelah Kecelakaan
Meski terlibat dalam insiden lap pertama, Di Giannantonio masih mampu melanjutkan balapan dan finis di posisi kesepuluh.
Pembalap VR46 Ducati itu mengaku sempat merasa tidak enak badan setelah kecelakaan, tetapi kecepatannya membaik setelah beberapa lap.
Menurut perhitungannya, hasil yang jauh lebih baik sebenarnya mungkin diraih jika tidak terjebak dalam kecelakaan tersebut.
“Jika melihat balapan setelah lap kedua, sebenarnya itu balapan yang bagus.”
“Kecepatan saya sangat baik. Podium mungkin saja bisa diraih.”
Meski gagal meraih hasil besar di Hungaria, Di Giannantonio tetap bertahan di posisi ketiga klasemen sementara MotoGP 2026. Ia kini tertinggal 42 poin dari pemuncak klasemen Marco Bezzecchi dan hanya unggul enam poin atas Pedro Acosta.
Penutup
Kecelakaan besar di tikungan pertama Balaton Park kembali memunculkan pertanyaan mengenai keselamatan start balapan MotoGP. Fabio Di Giannantonio menjadi salah satu pembalap yang paling vokal menyuarakan kekhawatiran tersebut, terutama setelah dua insiden besar terjadi hanya dalam beberapa grand prix terakhir.
Dengan MotoGP yang sedang mengevaluasi perubahan format grid dan berbagai langkah keselamatan lainnya, suara para pembalap seperti Di Giannantonio dapat menjadi faktor penting dalam mendorong perubahan demi mengurangi risiko kecelakaan serupa di masa depan.
Referensi: