Di sisi lain, Xiaomi juga memutuskan untuk tetap mempertahankan keberadaan layar sekunder (secondary display) berukuran mini di bagian bodi belakang. Layar kecil ikonik ini memang telah menjelma menjadi ciri khas unik yang membedakan seri flagship teratas Xiaomi dari para kompetitornya. Layar sekunder tersebut berfungsi praktis untuk menampilkan notifikasi cepat, penunjuk waktu, hingga bertindak sebagai cermin bidik (viewfinder) saat pengguna ingin melakukan foto selfie menggunakan kamera belakang 200MP.

Guna menyempurnakan pengalaman multimedia para penggunanya, Xiaomi turut menyuntikkan komponen peningkatan pada kualitas keluaran suara speaker stereo. Mereka juga memperbarui motor getar (vibration motor) di dalam bodi ponsel demi menghasilkan efek getaran taktil (haptic feedback) yang jauh lebih realistis, responsif, dan premium saat pengguna mengetik atau bermain game.