Ke depan, BTN dan Pinhome akan terus mengembangkan kolaborasi dalam penguatan mortgage ecosystem dan ekosistem properti digital. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas layanan KPR digital, meningkatkan akuisisi debitur, serta mendukung pertumbuhan industri perumahan yang berkelanjutan.
“Pada akhirnya, tujuan utama kami adalah menghadirkan solusi kepemilikan rumah yang semakin mudah dijangkau masyarakat. Dengan kolaborasi yang tepat, kami optimistis akses pembiayaan perumahan akan semakin luas dan mampu mendorong pertumbuhan sektor properti nasional,” ucap Nixon.
Senada dengan itu, CEO Founder Pinhome, Dayu Dara Permata menegaskan komitmennya menghadirkan kemudahan akses pembiayaan perumahan melalui teknologi digital. Lewat aplikasi Pinhome, masyarakat dapat lebih mudah mengakses informasi, memahami pilihan pembiayaan, serta menjalani proses pengajuan KPR maupun take over secara lebih terarah.
“Melalui aplikasi Pinhome, kami berupaya memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan akses, memahami pilihan pembiayaan, dan menjalani proses pengajuan KPR maupun take over secara lebih mudah dan terarah. Pinhome memiliki fitur Simulasi KPR dan KPR Take Over yang memberikan rincian jelas mengenai simulasi dan biaya yang diperlukan. Selain itu, tersedia fitur Konsultasi KPR agar pengguna memperoleh pendampingan yang tepat dalam proses pengajuan,” ujarnya.
Dayu menambahkan, mayoritas pengguna Pinhome merupakan masyarakat usia produktif yang tengah berupaya meningkatkan kualitas hidup, termasuk mewujudkan kepemilikan rumah.
“Melalui kolaborasi dengan BTN, kami ingin membuka akses pembiayaan yang lebih luas dan mempermudah generasi muda untuk mewujudkan rumah impian mereka,” katanya.