Situasi tersebut membuat seseorang lebih rentan mengalami stres berkepanjangan. Jika kondisi ini berlangsung terus-menerus, burnout menjadi konsekuensi yang sulit dihindari.

Adhitya menegaskan bahwa manusia memiliki keterbatasan waktu, tenaga, dan energi. Karena itu, kebutuhan untuk beristirahat merupakan hal yang wajar dan tidak boleh dianggap sebagai kelemahan.

“Sangat mungkin berhubungan dengan keduanya karena ya kembali lagi, selama kita masih manusia, waktu, energi, dan tenaga kita pasti terbatas. Akan ada batasnya dan sangat manusiawi untuk membutuhkan istirahat,” jelasnya.

Jangan Hadapi Burnout Sendirian

Selain mengenali kondisi diri sendiri, pekerja juga perlu membuka komunikasi dengan orang-orang terdekat. Langkah ini dapat membantu mengurangi tekanan psikologis yang selama ini dipendam.

Adhitya menyarankan pekerja untuk melakukan reach out atau menjangkau orang lain ketika mulai merasa kewalahan. Bentuknya bisa berupa bercerita, curhat, atau sekadar berbagi keluh kesah kepada keluarga maupun sahabat.

Dengan mengekspresikan perasaan yang selama ini tersimpan, seseorang dapat memperoleh dukungan emosional yang membantu meringankan beban pikiran.

Tidak hanya itu, pekerja juga dapat berdiskusi dengan rekan kerja yang menghadapi tantangan serupa. Melalui percakapan tersebut, mereka berpeluang mendapatkan sudut pandang baru maupun solusi praktis untuk menghadapi pekerjaan yang menumpuk.

Dukungan sosial sering kali menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan mental, terutama saat tekanan pekerjaan sedang meningkat.

Kapan Harus Mencari Bantuan Profesional?

Meski berbagai cara mandiri dapat membantu mengurangi gejala burnout, ada kalanya kondisi tersebut membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Apabila rasa lelah, kehilangan motivasi, dan tekanan emosional terus berlanjut meskipun sudah beristirahat atau berbagi cerita dengan orang terdekat, pekerja sebaiknya mempertimbangkan bantuan profesional.

Adhitya menyebut psikiater maupun psikolog dapat membantu individu memahami kondisi yang dialami sekaligus menemukan strategi yang tepat untuk mengatasinya.