- Tenggorokan terasa terbakar
- Suara serak pada pagi hari
- Batuk kering saat bangun tidur
- Sensasi pahit atau asam di mulut
Alergi
Alergi terhadap debu, tungau, bulu hewan, atau jamur yang berada di kamar tidur dapat memicu peradangan pada saluran napas bagian atas.
Selama tidur, paparan alergen berlangsung selama berjam-jam sehingga tenggorokan bisa terasa tidak nyaman saat bangun. Biasanya kondisi ini juga disertai gejala lain seperti bersin, hidung meler, mata berair, atau hidung tersumbat.
Infeksi Virus atau Bakteri
Tenggorokan sakit pada pagi hari juga bisa menjadi tanda awal infeksi. Virus penyebab flu dan pilek sering kali menimbulkan gejala yang awalnya ringan, kemudian berkembang menjadi lebih jelas dalam satu hingga dua hari berikutnya.
Jika rasa sakit semakin berat, disertai demam, pembengkakan amandel, atau muncul bercak putih pada tenggorokan, pemeriksaan medis perlu dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat infeksi bakteri.
Mendengkur
Kebiasaan mendengkur dapat menyebabkan getaran berulang pada jaringan tenggorokan sepanjang malam. Getaran tersebut dapat memicu iritasi ringan sehingga tenggorokan terasa sakit saat bangun.
Pada beberapa kasus, mendengkur yang disertai henti napas saat tidur atau sleep apnea juga dapat memperparah keluhan tenggorokan kering dan nyeri di pagi hari.
Kebiasaan Merokok
Paparan asap rokok dapat mengiritasi saluran napas dan mengurangi kemampuan jaringan tenggorokan untuk mempertahankan kelembapannya. Akibatnya, perokok lebih rentan mengalami tenggorokan kering dan sakit setelah bangun tidur dibandingkan orang yang tidak merokok.
Cara Mengurangi Tenggorokan Sakit saat Bangun Tidur
Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain:
- Minum cukup air sepanjang hari.
- Menjaga kelembapan kamar tidur.
- Mengatasi hidung tersumbat sebelum tidur.
- Menghindari makan terlalu dekat dengan waktu tidur jika memiliki GERD.
- Membersihkan kamar secara rutin untuk mengurangi debu dan tungau.
- Mengurangi atau menghentikan kebiasaan merokok.
Penutup
Tenggorokan sakit setelah bangun tidur umumnya berkaitan dengan kondisi sederhana seperti mulut terbuka saat tidur, udara kering, dehidrasi, atau alergi. Namun, keluhan ini juga dapat menjadi tanda gangguan kesehatan lain seperti refluks asam lambung, infeksi, maupun sleep apnea. Jika nyeri tenggorokan berlangsung lebih dari beberapa hari, sering berulang, atau disertai gejala lain yang mengganggu, pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebab yang mendasarinya.
Referensi: