Oleh karena itu, jika Fernandez benar-benar angkat kaki pada bursa transfer musim panas ini, tugas utama manajemen adalah mencarikannya tandem yang pas untuk Caicedo.
Sebagai perebut bola yang andal, Caicedo membutuhkan sosok gelandang yang punya visi bermain progresif demi mendongkrak performa lini tengah Chelsea.
Menakar Peluang Fernandez Jadi Penerus Toni Kroos
Di Stamford Bridge, Fernandez kerap didorong untuk bermain lebih menyerang. Padahal, namanya mulai melejit saat membela Benfica berkat kemampuannya mendikte ritme permainan dari area yang lebih dalam lewat akurasi umpan-umpannya yang menawan.
Karakter inilah yang dicari Real Madrid. Sejak Toni Kroos pensiun pada tahun 2024, El Real kehilangan sosok jenderal lapangan tengah yang andal dalam melepaskan umpan-umpan akurat jarak jauh.
Meskipun Trent Alexander-Arnold diboyong karena memiliki atribut serupa, musim pertamanya di Bernabeu justru hancur lebur akibat cedera dan performa yang merosot.
Fernandez dinilai bisa menjadi suksesor langsung bagi sang legenda Jerman tersebut.
Namun dengan satu syarat, Real Madrid harus memainkannya di posisi aslinya, bukan di posisi eksperimental seperti yang dialaminya di Chelsea. Jika tidak, potensi terbaik dari gelandang asal Argentina itu terancam sia-sia.