4. Melemahnya Refleks Menelan saat Tidur
Refleks menelan berfungsi sebagai pendorong alami agar asam lambung tetap bergerak ke bawah menuju usus. Sayangnya, refleks ini menurun drastis saat seseorang tertidur pulas. Akibatnya, asam yang naik ke kerongkongan akan bertahan lebih lama di sana karena tidak ada gerakan menelan yang mendorongnya kembali ke lambung.
5. Konsumsi Makanan Pemicu Sebelum Tidur
Pilihan menu makan malam sangat menentukan kesehatan lambung Anda. Mengonsumsi makanan yang terlalu pedas, asam, berminyak, atau mengandung lemak tinggi dapat memicu peningkatan asam secara berlebih. Selain itu, zat dalam kafein, cokelat, bawang bombay, bawang putih, hingga mint dapat melemahkan katup lambung, sehingga mempermudah terjadinya refluks.
6. Dampak Konsumsi Obat-Obatan Tertentu
Beberapa jenis obat yang Anda konsumsi sebelum tidur ternyata berisiko menjadi pemicu asam lambung. Daftar obat tersebut meliputi antagonis kalsium untuk tekanan darah, antikolinergik untuk penyakit paru (PPOK), obat antidepresan trisiklik, serta obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS). Jika Anda harus mengonsumsi obat-obatan ini, sebaiknya konsultasikan dengan dokter mengenai waktu minum yang paling aman bagi lambung.