Finnews.id – TEKNO Sebuah robot lengan ganda secara presisi dan cepat merakit komponen menjadi modul laptop dengan akurasi luar biasa dalam Pameran Investasi dan Perdagangan Internasional China Barat (Western China International Fair for Investment and Trade) kedelapan.
Pemandangan tersebut membuat banyak orang takjub dan memperlihatkan sebuah transisi lebih besar yang sedang berlangsung di Kota Chongqing, kota penyelenggara pameran itu di China barat daya, di mana kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) mengubah produksi setempat secara digital dan berbasis kecerdasan.
Mengusung tema “China Barat Baru, Manufaktur Baru, Layanan Baru” (New Western China, New Manufacturing, New Services), acara tersebut dibuka di Chongqing pada Kamis (21/5) dan akan berlangsung hingga Minggu (24/5), menarik hampir 1.400 perusahaan dari 50 negara dan kawasan.
Untuk tugas-tugas yang sangat presisi dan berulang, pekerjaan manual yang berkepanjangan rentan terhadap kesalahan. Dengan mengintegrasikan algoritma cerdas, robot dapat secara signifikan meningkatkan stabilitas dan konsistensi pembuatan produk, kata Cheng Yuan, seorang insinyur pengujian di Chongqing Huashu Robotics Co., Ltd., produsen robot yang dipamerkan.
AI tidak hanya meningkatkan produktivitas tetapi juga meningkatkan keselamatan dan kondisi kerja di lingkungan industri, membebaskan pekerja dari lingkungan yang keras dan berbahaya.
Di banyak pabrik industri, para pekerja menghadapi bahaya seperti benda jatuh dan debu tebal, sehingga aktivitas transportasi secara manual berpotensi berbahaya.
Guna mengatasi tantangan ini, New Generation (Chongqing) Intelligent Equipment Technology Co., Ltd. telah mengembangkan kendaraan transportasi cerdas yang dilengkapi dengan sistem persepsi dan penghindaran rintangan berbasis AI, memungkinkan navigasi otonomos di lingkungan industri yang kompleks. Algoritma yang disesuaikan juga dikembangkan sebagai respons terhadap kebutuhan klien tertentu, memungkinkan kendaraan beroperasi dengan aman di pabrik yang berdebu atau lembap, menurut para insinyur perangkat lunak perusahaan itu.