BYD pun terus mengembangkan teknologi ini hingga mencapai generasi terbaru, yaitu DM 5.0, dengan tingkat efisiensi lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya.
Saat ini, teknologi DM hadir dalam tiga varian: DM-i, DM-p, dan DMO, yang masing-masing memiliki karakteristik berbeda.
DM-i berfokus pada efisiensi, DM-p punya keunggulan pada performa, sementara DMO dirancang untuk kebutuhan off-road dengan tingkat keandalan tinggi di kondisi ekstrem.
Dikutip dari informasi tertulis, BYD M6 DM dilengkapi mesin 1.5L efisien dengan tenaga puncak 72 kW dan torsi 125 Nm, serta motor EHS 5.0 dengan 15.000 rpm dan kepadatan daya lebih tinggi.
BYD menggunakan perpindahan tiga mode utama (EV/series/parallel), sistem kontrol terintegrasi 7-in-1 dengan peningkatan kemampuan komputasi chip hingga 146 persen, sistem manajemen termal yang mampu menghemat energi hingga 10 persen dalam kondisi suhu tinggi di Indonesia, serta Blade Battery yang disebut memiliki ketahanan siklus tinggi pada suhu ekstrem.
Soal konsumsi bahan bakar, BYD M6 DM ini diklaim bisa mencatatkan konsumsi BBM rata-rata hingga 65 km per liter.
Ini iritnya mirip seperti konsumsi BBM motor Honda BeAT.
Sayangnya, BYD belum merilis harga resmi M6 DM. Namun BYD menjamin mobil ramah lingkungan akan memiliki harga kompetitif.
Selain itu BYD juga telah menyiapkan unit tes M6 DM di seluruh jaringan dealer BYD di Indonesia.