Kebijakan ini datang di momen penting bagi GoTo yang baru saja mencatat laba bersih kuartalan pertamanya. Namun, analis Macquarie Capital mengingatkan adanya tekanan jangka pendek terhadap prospek perusahaan.
Mereka menilai, batas komisi yang lebih rendah berpotensi menekan profitabilitas layanan on-demand. Apalagi, perusahaan juga harus menanggung biaya tambahan untuk perlindungan sosial pengemudi.
Dalam skenario tertentu, segmen ini bahkan berisiko kembali mencatat EBITDA negatif. Proyeksi jangka panjang pun ikut terpengaruh.
Proyeksi Laba Bisa Turun Drastis
Macquarie memperkirakan EBITDA GoTo pada 2027 bisa turun lebih dari 70% dibandingkan estimasi sebelumnya. Meski demikian, perusahaan masih memiliki peluang untuk menahan tekanan melalui efisiensi biaya dan strategi monetisasi baru.
Kekhawatiran ini langsung tercermin di pasar. Saham GoTo tercatat melemah 5,56% seiring meningkatnya kekhawatiran investor.
Isu Danantara Tambah Sorotan Pasar
Selain kebijakan komisi, pelaku pasar juga mencermati potensi masuknya dana investasi negara melalui Danantara Indonesia ke sektor ini. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad sempat menyebut kemungkinan akuisisi saham di Grab atau GoTo.
Meski begitu, pihak Danantara masih melakukan evaluasi dan belum memberikan konfirmasi terkait rencana spesifik. Situasi ini membuat arah industri semakin dinamis dan penuh spekulasi.
Industri Ride-Hailing Masuk Fase Baru
Kebijakan pemangkasan komisi menandai meningkatnya peran pemerintah dalam mengatur industri digital yang melibatkan jutaan pekerja. Di satu sisi, langkah ini memperkuat perlindungan bagi driver. Namun di sisi lain, perusahaan harus beradaptasi cepat agar tetap menjaga profitabilitas.
Dengan berbagai ketidakpastian yang masih menggantung, investor kini menunggu langkah strategis dari para pemain besar untuk menjaga kinerja di tengah perubahan regulasi. (*)
- analis pasar
- analisis penurunan margin perusahaan transportasi online
- dampak pemangkasan komisi ojol terhadap laba grab goto
- Danantara
- efek subsidi dan perlindungan driver terhadap profit perusahaan
- goto
- Grab
- industri transportasi online
- kebijakan baru pemerintah ride hailing indonesia 2026
- kebijakan ojol terbaru
- komisi ojol 8 persen
- laba perusahaan ride hailing
- pengaruh aturan komisi 8 persen ke saham goto
- regulasi ojol
- saham GOTO
- strategi perusahaan ojol hadapi regulasi baru