Home Internasional Spirit Airlines Resmi Tutup: Jadi Korban Pertama Dampak Perang AS-Iran!
Internasional

Spirit Airlines Resmi Tutup: Jadi Korban Pertama Dampak Perang AS-Iran!

Bagikan
Spirit Airlines resmi tutup operasi pada 2 Mei akibat lonjakan harga bahan bakar dari perang Iran.
Bagikan

“Jika kami dapat membantu mereka, kami akan melakukannya, tetapi kami harus mendahulukan mereka,” kata Trump kepada wartawan. “Jika kami bisa melakukannya, kami akan melakukannya, tetapi hanya jika itu kesepakatan yang baik.”

Konsekuensi Perang Iran Terhadap Ekonomi

Kebangkrutan Spirit semakin menonjolkan konsekuensi yang tidak diinginkan dari perang Iran yang dilancarkan oleh Washington. Seorang ekonom dan peneliti senior global di Wharton School, Mohamed El-Erian, turut memberikan pandangannya mengenai situasi ini:

“Secara umum, dampak limpahan perang, jika tidak ditangani, berisiko mendorong bisnis-bisnis rapuh lainnya ke jurang kehancuran dan sangat membebani rumah tangga dan ekonomi yang rentan,” kata Mohamed El-Erian.

Rencana restrukturisasi awal Spirit sebenarnya mengasumsikan biaya bahan bakar jet berada di angka sekitar US$2,24 per galon pada tahun 2026 dan US$2,14 pada tahun 2027.

Namun, kenyataannya harga meroket menjadi sekitar US$4,51 per galon pada akhir April. Lonjakan drastis ini membuat Spirit tidak mampu bertahan lebih lama tanpa adanya pendanaan baru.

Menteri Transportasi AS, Sean Duffy, sempat mengungkapkan kepada Reuters bahwa ia telah mencoba membujuk banyak maskapai penerbangan untuk membeli Spirit, tetapi tidak ada yang berminat.

“Apa yang akan dibeli seseorang?” tanya Duffy. “Jika tidak ada orang lain yang ingin membelinya, mengapa kita harus membelinya?”

Seorang kreditur yang terlibat dalam kesepakatan tersebut juga menambahkan sudut pandang yang realistis mengenai akhir dari maskapai ini:

“Pemerintahan Trump telah melakukan upaya luar biasa untuk mencoba menyelamatkan Spirit, tetapi Anda tidak dapat menghidupkan kembali mayat. Mengingat hal itu, perusahaan harus memperjelas niatnya demi pelanggan dan karyawannya.”

Pada akhirnya, rencana restrukturisasi kedua untuk mengeluarkan Spirit dari kebangkrutan pada akhir musim semi atau awal musim panas resmi gagal.

Perang Iran telah memicu lonjakan harga bahan bakar jet yang merusak seluruh proyeksi keuangan maskapai dan menutup jalan keluar mereka dari jurang kebangkrutan.

Bagikan
Artikel Terkait
Internasional

Investasi Rp 1,2 Triliun Masuk IKN, Dorong Ekosistem Kota Pintar dan Fasilitas Modern

finnews.id – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali mencatat perkembangan penting dalam...

Internasional

Dampak Ingkar Janji: Trump Akan Naikkan 25 Persen Bea Masuk Mobil Eropa ke AS

“Ancaman baru terhadap mobil-mobil Eropa menjelaskan mengapa banyak usaha kecil berharap untuk...

Internasional

Ekspor Korsel Tumbuh 48 Persen pada April, Ditopang Lonjakan Industri Chip

“Meskipun konflik di Timur Tengah telah mendorong impor minyak mentah naik untuk...

Internasional

Investasi Jumbo Dimulai: Jepang Teken Pinjaman Perdana USD2,2 Miliar untuk Proyek di AS

Tahap Awal Distribusi: Kedua negara akan membagi rata arus kas bebas yang...