Namun, tekanan datang dari lembaga lain. :contentReference[oaicite:3]{index=3} sebelumnya telah menurunkan prospek Indonesia menjadi negatif. Alasan utamanya adalah meningkatnya ketidakpastian serta melemahnya kredibilitas kebijakan.
Hal serupa juga dilakukan :contentReference[oaicite:4]{index=4} yang sejak Februari lalu mengubah prospek Indonesia menjadi negatif karena kekhawatiran terhadap tata kelola keuangan negara.
Investor Menanti Langkah Nyata
Dengan kondisi ini, pasar kini menunggu langkah konkret pemerintah dalam memperkuat bantalan fiskal. Keputusan-keputusan strategis dalam pengelolaan anggaran dan penerimaan negara akan menjadi penentu kepercayaan investor.
Jika mitigasi berjalan efektif, Indonesia masih punya peluang mempertahankan peringkatnya. Namun jika tekanan global semakin dalam dan respons fiskal melemah, risiko penurunan peringkat bisa menjadi kenyataan. (*)