Home Market Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Sentuh Level Tertinggi 4 Tahun, Konflik Iran-AS Bikin Pasar Deg-degan
Market

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Sentuh Level Tertinggi 4 Tahun, Konflik Iran-AS Bikin Pasar Deg-degan

Bagikan
Harga minyak jatuh setelah sentuh level tertinggi 4 tahun. Konflik Iran-AS dan risiko Selat Hormuz picu volatilitas pasar.
Ilustrasi
Bagikan

Akibatnya, permintaan berpotensi melemah dan harga minyak ikut tertekan dalam jangka pendek.

Selat Hormuz Jadi Kunci, Risiko Pasokan Menghantui

Ketegangan geopolitik tetap menjadi faktor utama yang menggerakkan pasar. :contentReference[oaicite:2]{index=2} kembali jadi sorotan karena jalur ini dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia.

Iran menegaskan kendalinya atas jalur tersebut dan memperingatkan potensi gangguan jika konflik meningkat. Di sisi lain, Presiden AS :contentReference[oaicite:3]{index=3} dijadwalkan menerima pengarahan terkait kemungkinan serangan militer lanjutan.

Data pelayaran menunjukkan aktivitas di Selat Hormuz turun drastis. Dalam 24 jam terakhir, hanya tujuh kapal yang melintas, jauh di bawah kondisi normal yang mencapai 125 hingga 140 kapal per hari.

Tren Bulanan Tetap Naik, Pasar Masih Khawatir

Meski harga terkoreksi, Brent dan WTI masih berada dalam tren kenaikan bulanan untuk empat bulan berturut-turut. Sejak konflik pecah pada akhir Februari, harga Brent bahkan telah melonjak dua kali lipat, sementara WTI naik sekitar 90 persen.

Kondisi ini mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan energi global yang berkepanjangan.

Dampak Lebih Luas: Inflasi dan Energi Global

Kenaikan harga minyak berpotensi mendorong inflasi global. Harga energi yang tinggi bisa berdampak langsung pada biaya transportasi, industri, hingga kebutuhan rumah tangga.

Selain itu, minyak dan gas tetap menjadi komponen vital untuk berbagai sektor, mulai dari bahan bakar kendaraan hingga produksi plastik dan pupuk.

Di tengah kondisi ini, analis melihat penurunan permintaan akibat harga tinggi bisa menjadi faktor yang membantu meredakan tekanan pasokan. (*)

Bagikan
Artikel Terkait
S&P nilai peringkat kredit RI bergantung pada kekuatan fiskal hadapi dampak konflik Iran dan tekanan global.
Market

Peringkat Kredit RI di Ujung Tanduk? S&P  Soroti Bantalan Fiskal di Tengah Konflik Iran

Namun, tekanan datang dari lembaga lain. :contentReference[oaicite:3]{index=3} sebelumnya telah menurunkan prospek Indonesia...

Market

Netomi Amankan Pendanaan Seri C Senilai USD110 Juta untuk Ekspansi AI Layanan Pelanggan

Fokus pada Implementasi dan Agen Proaktif Dengan dukungan dana fantastis ini, Netomi...

Market

Meta Platforms Target Raup USD25 Miliar dari Obligasi: Siap Jor-joran Investasi AI!

“Kami terus melihat pengawasan terhadap isu-isu terkait remaja dan memiliki persidangan tambahan...

WIKA catat margin operasi 9,1% dan utang turun Rp2,97 triliun di kuartal I-2026. Transformasi mulai tunjukkan hasil positif.
Market

WIKA Tancap Gas! Margin Operasi Naik 9,1 Persen, Utang Turun Triliunan di Kuartal I-2026

Dampaknya langsung terasa pada kinerja keuangan. Laba kotor tercatat naik 3% menjadi...