Tak berhenti di situ, BRI juga ikut membiayai sekitar 3 juta rumah melalui kredit subsidi. Program ini memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Ekosistem UMKM dan Ultra Mikro Terus Dikuatkan

BRI juga memperkuat perannya melalui berbagai program pemberdayaan, seperti pengembangan koperasi desa, penyaluran bantuan sosial non-tunai, hingga penguatan ekosistem ultra mikro.

Langkah ini membuat BRI tidak hanya berperan sebagai bank, tetapi juga sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan di berbagai daerah.

Fokus ke Pembiayaan Berkelanjutan

Dari sisi keberlanjutan, BRI terus mendorong pembiayaan yang berdampak sosial dan lingkungan. Hingga kuartal I-2026, porsi kredit berwawasan sosial mencapai 53% dari total portofolio.

Sementara itu, pembiayaan berbasis lingkungan tercatat sebesar Rp96,6 triliun. Angka ini menunjukkan komitmen BRI dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam strategi bisnisnya.

Dengan kombinasi sinergi holding UMi, pertumbuhan laba anak usaha, dan fokus pada pembiayaan inklusif, BRI berhasil memperkuat posisinya sebagai motor penggerak ekonomi sekaligus menjaga pertumbuhan berkelanjutan di tahun 2026.  (*)