Home Market Harga Minyak Dunia Meledak Hampir 3 Persen, Krisis Selat Hormuz Bikin Pasokan Global Terancam
Market

Harga Minyak Dunia Meledak Hampir 3 Persen, Krisis Selat Hormuz Bikin Pasokan Global Terancam

Bagikan
Harga minyak dunia melonjak hampir 3 persen dipicu krisis Selat Hormuz, ancaman pasokan global, dan konflik AS-Iran yang belum mereda.
Kapal tanker pengangkut minyak - Dok Pertamina
Bagikan

Di Amerika Serikat, harga bensin mencapai level tertinggi hampir empat tahun, menambah kekhawatiran konsumen terhadap biaya energi domestik.

Di Rusia, serangan drone Ukraina memicu kebakaran besar di kilang Tuapse berkapasitas sekitar 240 ribu barel per hari. Gangguan ini menambah tekanan di sisi pasokan global.

Sementara di Amerika Serikat, kebakaran di kilang Shell Norco Louisiana memang berhasil dipadamkan, namun belum ada kepastian kapan operasional kembali normal.

Dari Asia, China justru berpotensi meningkatkan ekspor bahan bakar pada Mei. Perusahaan minyak milik negara disebut mengajukan izin ekspor bensin, diesel, dan bahan bakar jet, yang berpotensi menjadi salah satu penyeimbang pasar.

Pasar Kini Bertaruh Harga Minyak Bisa Naik Lagi

Dengan kombinasi gangguan pasokan, konflik geopolitik, hambatan distribusi, serta tekanan kilang di beberapa negara, pasar kini bertaruh harga minyak belum mencapai puncaknya.

Selama Selat Hormuz belum pulih dan konflik belum menemukan jalan keluar, volatilitas diperkirakan tetap tinggi. Bahkan banyak pelaku pasar mulai memproyeksikan risiko harga minyak bergerak lebih agresif dalam beberapa bulan mendatang.

Lonjakan terbaru ini sekaligus menjadi alarm bagi ekonomi global, karena kenaikan energi biasanya merembet ke inflasi pangan, biaya produksi, dan tekanan terhadap pertumbuhan ekonomi dunia. (*)

 

Bagikan
Artikel Terkait
Ilustrasi pergerakan IHSG - Image by Gemini -
Market

IHSG Rebound ke 7.100, Saham Teknologi Ngegas! Ada 3 Rekomendasi Cuan Saat Asing Masih Kabur

Di tengah gejolak komoditas global, saham ini dipandang punya ruang menarik untuk...

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) membuka 2026 dengan kinerja yang mengejutkan pasar. Emiten tambang pelat merah itu membukukan laba bersih Rp3,4 triliun pada kuartal I-2026,
Market

ANTM Meledak di Kuartal I 2026, Laba Melonjak 176 Persen! Lonjakan Harga Nikel dan Emas Jadi Mesin Cuan

Namun untuk saat ini, kombinasi rebound emas, lonjakan harga nikel, dan ekspansi...

GOTO cetak laba perdana Rp258 miliar pada kuartal I 2026, EBITDA tembus Rp907 miliar, fintech melesat dan buyback jadi sentimen baru.
Market

GOTO Cetak Sejarah! Laba Perdana Kuartalan Rp258 Miliar, EBITDA Tembus Rp907 Miliar dan Buyback Jadi Katalis Baru

GOTO mulai memperlihatkan bahwa pertumbuhan dan profitabilitas dapat berjalan beriringan. Momentum ini...

Ringkasan perdagangan pagi 29 April 2026: Wall Street melemah, IHSG oversold, minyak tembus US$110 dan saham pilihan jadi sorotan investor.
Market

Wall Street Terkoreksi, IHSG Oversold, Minyak Tembus US$110 dan Saham Pilihan Jadi Sorotan

Kinerja ini ditopang kenaikan pendapatan bersih 26 persen dan lonjakan EBITDA disesuaikan...