Catatan Dahlan Iskan

Buku Kriminalisasi

Bagikan
Bagikan

Itu karena diketahui kekayaan Ibam naik drastis. Dari ratusan juta ke belasan miliar. Jaksa beranggapan Ibam tidak mampu membuktikan dari mana pertambahan kekayaan itu. Jaksa seperti menempuh cara pembuktian terbalik. Ibam yang harus membuktikan dari mana tambahan itu.

Ibam kelihatan sewot dalam pembelaannya di pengadilan. “Kan jaksa yang harus bisa membuktikan tuduhan bahwa saya korupsi,” ujar Ibam.

Namun Ibam tetap memenuhi permintaan pembuktian terbalik itu. Ibam bilang bahwa tambahan kekayaan itu datang dari kepemilikan saham di Bukalapak. Yakni saham pendiri. Ibam memang salah satu pendiri Bukalapak. Ketika Bukalapak go public saham itu menjadi sangat bernilai.

Ibam lulusan SMAN 8 Jakarta. Istrinya, Riri, lulusan SMAN 2 Bandung. Ibam ke ITB, Riri ke FH Unpad. Ketika Ibam dapat beasiswa ke S-2 Erasmus Mundus di Paris, Riri sudah bekerja di Jakarta. Keduanya diperkenalkan oleh teman mereka. Cocok. Kawin. Agar tidak saling berjauhan Riri ikut ke Eropa. Dia kuliah S-2 di Tilburg University jurusan hukum teknologi.

Pembelaan untuk Ibam sudah begitu masif. Lengkap. Mulai dari aktivis antikorupsi sampai dari netizen. Tinggal apakah hukum sudah bisa memberikan keadilan. (Dahlan Iskan)

Bagikan
Written by
Ari Nur Cahyo

Penulis di FIN Corp sejak Maret 2022 yang fokus mengeksplorasi dunia Teknologi, Sepak Bola, dan Anime. Memiliki ketertarikan kuat pada isu-isu viral, ia berkomitmen menghadirkan konten yang segar, informatif, dan relevan dengan tren masa kini.

Artikel Terkait
Catatan Dahlan Iskan

Guru Bimbel

Kota pinggiran Torrance juga terkenal sebagai kantor pusatnya Honda Amerika. Juga pusatnya...

Catatan Dahlan Iskan

Helm Anak

Liáng – βιολί ζήτα CHDI : “Saya tertegun ketika tiba di depan...

Catatan Dahlan Iskan

Fisika Arco

Ilmu fisika belum lahir saat itu tapi prinsip fisika sudah ada dalam...

Jejak Great Canal di Huai An mengungkap hubungan peradaban, literasi, dan kemakmuran yang tumbuh dari air kanal hingga melahirkan banyak orang sukses.
Catatan Dahlan Iskan

Air Pohon

Oleh: Dahlan Iskan Di depan orang Huai An saya pun berkata: “akhirnya...