Prospek perseroan dinilai positif seiring revisi panduan pertumbuhan 24 persen pada FY26.
ARTO
Bank digital ini mencetak laba Rp86 miliar, tumbuh 42 persen secara tahunan. Kredit naik 24 persen, sementara efisiensi biaya dana mendorong margin bunga bersih ke 8,6 persen.
Pasar juga mencermati strategi ekspansi fee-based income melalui fitur digital baru.
PGAS
PGAS membukukan pendapatan US$930 juta dan laba bersih US$90 juta. Meski pendapatan tertekan, laba tumbuh kuat secara tahunan.
Agenda Bursa Hari Ini, Investor Pantau Dividen dan RUPS
Selain sentimen global, Bursa Pagi 27 April 2026 juga diwarnai agenda korporasi padat.
Hari ini investor memantau cum date dividen ADMR, ADRO, BNGA, AUTO, BNII, DRMA, dan ITMG.
RUPS sejumlah emiten seperti AKRA, BOLT, PEHA hingga ASLI juga masuk radar pasar.
Sementara saham CTTH masih berada dalam suspensi, dan UMA tercatat untuk PKPK serta RCCC.
Pasar Masuk Pekan Krusial
Kombinasi konflik geopolitik, tekanan energi, rebalancing indeks, dan agenda bank sentral membuat pekan ini menjadi fase penting bagi pasar.
Jika harga minyak terus naik dan sell-off asing berlanjut, volatilitas di pasar domestik bisa tetap tinggi. Namun bagi investor jeli, fase seperti ini juga kerap membuka peluang rotasi sektor dan akumulasi selektif.
Bursa Pagi 27 April 2026 memberi satu pesan jelas: pasar belum selesai bergejolak, dan investor perlu ekstra cermat membaca arah berikutnya. (*)
- AKRA
- analisis rebalancing indeks BEI april 2026
- ARTO
- BREN
- Bursa Pagi 27 April 2026
- bursa pagi 27 april 2026 dan prediksi IHSG
- dampak Selat Hormuz ke pasar saham Indonesia
- DSSA
- efek konflik AS Iran pada bursa global
- harga minyak dunia
- Headline
- IHSG hari ini
- outlook pasar modal Indonesia pekan ini
- PGAS
- rekomendasi saham AKRA ARTO PGAS terbaru
- saham DSSA dan BREN keluar LQ45
- saham LQ45
- Selat Hormuz
- sentimen harga minyak terhadap IHSG hari ini