Home Emas Harga Emas Naik Tapi Mingguan Merah, Investor Dibuat Bingung oleh Dolar dan Perang Iran
Emas

Harga Emas Naik Tapi Mingguan Merah, Investor Dibuat Bingung oleh Dolar dan Perang Iran

Bagikan
Ilustrasi - Emas Batangan (Pexels - Zlaťáky.cz)
Ilustrasi - Emas Batangan (Pexels - Zlaťáky.cz)
Bagikan

Sentimen sempat membaik setelah Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi dijadwalkan berada di Islamabad untuk membahas proposal pembicaraan damai dengan Amerika Serikat.

Di saat yang sama, Israel dan Lebanon juga memperpanjang gencatan senjata selama tiga minggu.

Daniel Pavilonis, analis senior RJO Futures, menilai pasar saat ini sepenuhnya digerakkan oleh arus berita.

“Ini benar-benar pasar yang digerakkan oleh berita karena ketidakpastian yang sangat tinggi. Saat ini berita cenderung mengarah pada kemungkinan kesepakatan damai dengan Iran,” katanya.

Sentimen damai itu membuat pasar melihat situasi lebih netral hingga positif, yang justru mengurangi dorongan beli terhadap emas sebagai aset aman.

Harga Minyak Naik, Inflasi Mengintai

Faktor lain yang menekan emas datang dari pasar energi.

Harga minyak memang melemah pada Jumat, namun secara mingguan tetap melonjak setelah pembicaraan AS-Iran gagal berlanjut dan Iran menunjukkan kontrol atas Selat Hormuz.

Lonjakan minyak memicu kekhawatiran inflasi baru.

Bila inflasi naik, bank sentral berpotensi mempertahankan atau bahkan menaikkan suku bunga lebih lama. Skenario inilah yang biasanya tidak ramah bagi emas.

Ironisnya, justru risiko inflasi yang biasanya mendorong minat ke emas kini berbalik menjadi faktor tekanan karena pasar lebih fokus pada respons suku bunga.

Perak, Platinum, dan Palladium Ikut Menguat

Meski emas tertahan, logam mulia lain justru menunjukkan penguatan yang lebih agresif.

Harga perak spot naik 1,4% menjadi US$76,49 per ons.

Platinum menguat 0,5% ke US$2.015,98.

Sementara palladium mencuri perhatian dengan lonjakan 2,2% ke US$1.499,75.

Pergerakan ini menunjukkan minat investor terhadap sektor logam mulia belum sepenuhnya surut, hanya bergeser lebih selektif.

Pasar Menanti Arah Baru Harga Emas

Meski emas berhasil menutup perdagangan dengan kenaikan, penurunan mingguan pertama dalam lima pekan menjadi sinyal bahwa pasar mulai masuk fase konsolidasi.

Investor kini menghadapi dilema: emas masih punya daya tarik sebagai safe haven, tetapi tekanan dolar, imbal hasil, dan suku bunga membuat reli sulit berlanjut tanpa katalis baru.

Bagikan
Artikel Terkait
Harga emas UBS, Antam, dan Galeri24 di Pegadaian bergerak fluktuatif. UBS naik, Galeri24 turun, sementara Antam tetap di level tinggi.
Emas

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Berubah! UBS Naik, Galeri24 Turun, Antam Bertahan di Level Tinggi

Berikut daftar harga emas Antam: 0,5 gram Rp1.512.000 1 gram Rp2.918.000 2...

Emas

​Harga Emas Hari Ini Kompak Anjlok: Antam, UBS, dan Galeri24 Turun Serempak

  Galeri240,5 gram: Rp1.475.0001 gram: Rp2.813.000.‎2 gram: Rp5.588.000‎5 gram: Rp13.794.000‎10 gram: Rp27.514.000‎25...

Emas

​Harga Emas Hari Ini 24 April 2026: Antam, Galeri 24, dan UBS Kompak Bergejolak

Satuan Harga Emas Galeri 24 0,5 gram Rp1.475.000 1 gram Rp2.813.000 2...

Harga emas jatuh ke level terendah sepekan akibat konflik Iran-AS, lonjakan minyak, dan tekanan inflasi global.
Emas

Harga Emas Ambles ke Level Terendah Sepekan, Konflik Iran-AS dan Lonjakan Minyak Jadi Biang Kerok

Tidak hanya itu, yield obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun juga naik...