Home Market Rupiah Tertahan di Zona Rentan, IHSG Ambruk 5,5 Persen Sepekan saat Pasar Asia Emerging Market Tertekan
Market

Rupiah Tertahan di Zona Rentan, IHSG Ambruk 5,5 Persen Sepekan saat Pasar Asia Emerging Market Tertekan

Bagikan
Rupiah masih tertekan dekat rekor terendah, sementara IHSG ambruk 5,5% sepekan saat mayoritas pasar Asia emerging market melemah.
Ilustrasi - Rupiah masih tertekan dekat rekor terendah, sementara IHSG ambruk 5,5% sepekan saat mayoritas pasar Asia emerging market melemah.
Bagikan

Sebaliknya, Taiwan mencatat lonjakan 3,23% dengan kenaikan 34,42% sejak awal tahun. KOSPI Korea melonjak 53,66% secara year-to-date, sementara Nikkei Jepang menguat 18,63%.

Data ini memperlihatkan tekanan terhadap pasar Indonesia lebih besar dibanding banyak negara Asia lainnya.

Pasar Menanti Arah Baru

Pergerakan rupiah dan IHSG kini sangat bergantung pada kombinasi sentimen global, arah dolar AS, serta persepsi risiko investor terhadap emerging market.

Untuk saat ini, tekanan belum sepenuhnya reda. Rupiah memang sempat menunjukkan napas pendek, tetapi belum cukup kuat untuk keluar dari zona rawan. Sementara IHSG masih menghadapi tekanan jual besar saat investor memilih bersikap defensif.

Jika ketidakpastian geopolitik terus berlanjut dan dolar tetap perkasa, pasar domestik berpotensi menghadapi volatilitas lanjutan dalam jangka pendek. (*)

 

Bagikan
Artikel Terkait
Market

Pemerintah Batasi Pembelian Beras SPHP, Maksimal 25 Kg per Orang untuk Cegah Penimbunan

Dengan adanya pembatasan, diharapkan beras bersubsidi dapat dinikmati lebih merata oleh masyarakat,...

Market

Ini Dampak Penerapan Strategi DMO Minyak Goreng pada Harga di Pasaran

Lonjakan harga plastik menjadi tantangan baru bagi stabilitas harga minyak goreng, termasuk...

Ringkasan Bursa 24 April 2026: IHSG jatuh 3,38%, asing net sell Rp2 triliun, BBCA hingga BMRI ditekan jual besar.
Market

Ringkasan Bursa 24 April 2026: IHSG Ambruk 3,38 Persen, Asing Kabur Rp2 Triliun, Saham Big Caps Dihantam Aksi Jual

Dengan transaksi yang tinggi, distribusi asing yang besar, dan koreksi tajam indeks,...

AMRT dan MAPI diproyeksi solid pada kuartal I-2026, sementara ACES berisiko di bawah ekspektasi. Harga minyak jadi ancaman baru sektor ritel.
Market

Saham Ritel Berpotensi Bergerak, Kinerja AMRT dan MAPI Diprediksi Solid, ACES Justru di Bawah Ekspektasi

Tekanan energi berpotensi memukul biaya operasional sekaligus daya beli konsumen, dua faktor...