finnews.id – Kabar gembira datang dari lantai bursa dan dunia konstruksi tanah air. PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) atau yang akrab kita kenal sebagai WIKA Beton, baru saja mengumumkan keberhasilan mereka mencaplok proyek besar senilai Rp104 miliar. Nilai fantastis ini berasal dari kontrak pengadaan beton untuk proyek ekspansi pabrik kertas dan tisu milik PT OKI Pulp & Paper Mills di Sumatra Selatan.
Proyek ini bukan main-main karena berada di bawah payung Asia Pulp and Paper (APP) Sinar Mas Group. Langkah ekspansi ini sengaja dilakukan untuk menggenjot kapasitas produksi tisu demi memenuhi kebutuhan pasar domestik yang terus melonjak. Bagi WTON, kontrak baru ini menjadi bukti nyata bahwa kepercayaan sektor industri terhadap kualitas beton pracetak mereka tetap kokoh di puncak.
Strategi WTON: Hemat Ongkir, Pengiriman Kilat
Mengapa WIKA Beton bisa memenangkan proyek strategis ini? Ternyata rahasianya ada pada sebaran pabrik mereka yang sangat luas. Untuk proyek di Sumatra Selatan ini, WTON mengerahkan tenaga dari dua fasilitas utama, yakni Pabrik Produk Beton Lampung dan Plant Lampung Selatan. Fokus utamanya adalah menyuplai tiang pancang berdiameter 500 mm berkualitas tinggi.
Sekretaris Perusahaan WTON, Yushadi, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi produksi yang dekat dengan area proyek menjadi kunci sukses. “Hal ini berdampak langsung pada biaya distribusi yang lebih ekonomis serta proses pengiriman yang jauh lebih cepat dan tepat waktu,” ungkapnya dalam keterangan resmi. Dengan efisiensi logistik ini, WTON yakin pengerjaan proyek bisa tuntas dalam waktu sekitar delapan bulan saja.
Beton Pracetak Berkualitas Tinggi untuk Skala Besar
Dalam proyek pembangunan pabrik berskala raksasa seperti milik PT OKI Pulp & Paper Mills, spesifikasi material menjadi harga mati. WTON menyuplai beton pracetak yang dirancang khusus untuk menopang struktur bangunan industri berat. Penggunaan tiang pancang diameter 500 mm ini memastikan pondasi pabrik memiliki daya tahan yang luar biasa dalam jangka panjang.
Keberhasilan ini juga sekaligus mempertegas posisi WTON yang tidak hanya jago di proyek infrastruktur pemerintah, tetapi juga sangat kompetitif di sektor industri swasta. Perolehan kontrak Rp104 miliar ini secara otomatis memperkuat portofolio perusahaan di sektor konstruksi nasional, sekaligus membuktikan operasional yang prima di lapangan.
Optimisme WTON di Bawah Ekosistem Danantara dan BUMN
Menatap masa depan, WIKA Beton terlihat sangat percaya diri. Dukungan penuh dalam ekosistem Danantara dan BUMN menjadi bahan bakar utama bagi perseroan untuk terus berinovasi. Perseroan berkomitmen untuk tidak sekadar menjual produk, tetapi menghadirkan solusi beton pracetak yang terintegrasi dan inovatif.
Yushadi menambahkan bahwa fokus utama mereka tetap pada penciptaan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. Dengan sinergi yang kuat, WTON optimistis dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui proyek-proyek strategis yang berdampak luas bagi masyarakat. Jadi, jangan sampai terlewat untuk memantau pergerakan emiten beton yang satu ini!
Ringkasan Proyek Ekspansi Pabrik Tisu OKI Pulp & Paper
Proyek ekspansi pabrik di Sumatra Selatan ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Dengan keterlibatan WIKA Beton, standar mutu konstruksi pabrik ini dipastikan memenuhi kriteria internasional. Berikut adalah poin penting dari kontrak baru WTON:
- Nilai Kontrak: Rp104 Miliar.
- Produk Utama: Tiang pancang (Spun Pile) diameter 500 mm.
- Estimasi Durasi: 8 Bulan pengerjaan.
- Sumber Produksi: Plant Lampung dan Lampung Selatan.