Home Nasional Jepang Keluarkan Status Darurat Usai Gempa Besar M 7,7 di Laut Sanriku
Nasional

Jepang Keluarkan Status Darurat Usai Gempa Besar M 7,7 di Laut Sanriku

Bagikan
Foto ilustrasi retakan gempa (Dokumen Istimewa)
Bagikan

finnews.id – Jepang kembali berada dalam status siaga setelah gempa kuat berkekuatan magnitudo 7,7, yang mengguncang lepas pantai Sanriku, Jepang bagian utara, pada Senin 20 April 2026.

Getaran gempa tersebut bahkan dirasakan hingga ibu kota Tokyo, meski pusatnya berada ratusan kilometer jauhnya di Samudra Pasifik.

Gempa awalnya dilaporkan memiliki magnitudo 7,5 sebelum kemudian diperbarui oleh Badan Meteorologi Jepang (JMA) menjadi 7,7.

Kejadian ini sempat memicu kepanikan, serta peringatan tsunami di sejumlah wilayah pesisir.

Evakuasi dan Dampak Awal

Setelah gempa terjadi, pemerintah Jepang segera mengeluarkan perintah evakuasi di beberapa prefektur.

Sekitar ratusan ribu warga dilaporkan sempat diminta meninggalkan rumah mereka, untuk menghindari potensi bahaya gelombang tsunami.

Meskipun tsunami yang muncul relatif kecil dan kemudian status peringatannya diturunkan, situasi tetap dianggap belum sepenuhnya aman.

Yang menjadi perhatian utama bukan hanya gempa itu sendiri, melainkan peringatan lanjutan dari otoritas Jepang.

Badan Meteorologi Jepang mengingatkan bahwa kemungkinan terjadinya gempa lebih besar, yang sering disebut sebagai megaquake.

Megaquake sendiri merujuk pada gempa sangat besar dengan magnitudo sekitar 8,0 atau lebih, yang berpotensi menimbulkan dampak jauh lebih luas dibanding gempa sebelumnya.

Dalam pernyataan resminya, pihak berwenang menegaskan bahwa peluang terjadinya gempa susulan yang lebih kuat meningkat dibanding kondisi normal, sehingga masyarakat diminta tetap waspada.

Risiko Masih Dipantau Ketat

Meski peringatan tsunami telah dicabut, pemantauan intensif masih terus dilakukan.

Otoritas Jepang menekankan pentingnya kesiapsiagaan warga, terutama yang tinggal di wilayah pesisir yang rawan aktivitas tektonik.

Pemerintah juga mengingatkan agar masyarakat tidak kembali ke area berisiko hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman.

Bagikan
Written by
Tuahta Aldo

Saya merupakan jurnalis fin.co.id yang bertugas meliput peristiwa di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi. Selain aktif sebagai penulis berita, saya juga aktif menjalani hobi Fotografi dan travelling.

Artikel Terkait
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tolak tawaran utang 30 miliar dolar AS dari IMF! Kondisi APBN 2026 aman dan Indonesia punya cadangan dana 25 miliar dolar AS.
Nasional

Sombong Tapi Fakta! Menkeu Purbaya Berani Tolak Mentah-Mentah Utang Triliunan dari IMF, Ini Alasannya!

finnews.id – Kabar mengejutkan datang dari Gedung Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Di saat...

Nasional

Pemprov Banten Bakal Potong Tukin ASN yang Tunggak Pajak Kendaraan

finnews.id – Pemerintah Provinsi Banten tengah menyiapkan kebijakan tegas bagi Aparatur Sipil...

Nasional

HOAKS: Pendaftaran Pangkalan LPG 3 Kg Berbayar di TikTok, Ini Faktanya

finnews.id – Jagat media sosial, khususnya platform TikTok, baru-baru ini dihebohkan oleh...

Rayakan Hari Kartini, Pertamina Patra Niaga soroti pelaut perempuan tangguh yang jaga distribusi energi nasional hingga rute internasional.
Nasional

Kartini Lautan Pertamina: Srikandi Tangguh Penjaga Pasokan Energi di Jalur Internasional

finnews.id – Momen Hari Kartini tahun 2026 menjadi bukti nyata bahwa emansipasi...