Sektor Transportasi & Logistik menjadi bintang panggung dengan lonjakan fantastis +12,12%, disusul sektor Industri sebesar +9,33%. Namun, sektor Keuangan dan Kesehatan harus rela gigit jari karena terkoreksi masing-masing -1,08% dan -0,60%. Fenomena ini menunjukkan adanya rotasi modal yang sangat cepat di tengah ketidakpastian.
Rupiah Tembus 17.100: BI Pasang Badan, Cadangan Devisa Terkuras
Kabar kurang sedap datang dari nilai tukar. Rupiah sempat melemah hingga menembus level psikologis di atas 17.100 per dolar AS. Pelemahan ini dipicu oleh kekhawatiran atas premi risiko yang disorot oleh lembaga pemeringkat internasional. Menghadapi gempuran ini, Bank Indonesia (BI) terus melakukan intervensi untuk mendukung mata uang Garuda, yang berakibat pada penurunan cadangan devisa.
Meski begitu, ada kabar baik dari sisi kredibilitas fiskal. S&P tetap mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level BBB dengan outlook stabil. Selain itu, imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) terus merangkak naik ke sekitar 5,74% untuk menarik minat investor dan menjaga stabilitas nilai tukar. Strategi ini mengindikasikan bahwa BI akan tetap sangat hati-hati dalam menentukan kebijakan suku bunga ke depan.
Intip Ekonomi Global: AS Melambat, China Malah Gas Pol
Dari negeri Paman Sam, inflasi di tingkat produsen (PPI) meningkat lebih lambat dari perkiraan, sementara penjualan rumah jatuh ke level terendah dalam sembilan bulan. Di sisi lain, China justru mencatatkan pertumbuhan ekonomi kuartal I yang lebih kuat dari ekspektasi berkat performa ekspor yang perkasa.
Bagaimana dengan Indonesia? Belanja masyarakat selama musim Ramadhan terbukti menjadi penyelamat. Penjualan ritel tahunan tumbuh lebih cepat sejak Maret 2024, mencerminkan daya beli domestik yang masih cukup tangguh menghadapi badai global.
Tips Investasi: Likuiditas Adalah Raja!
Melihat volatilitas (VIX) yang mulai menurun namun risiko geopolitik yang masih mengintai, Ashmore memberikan saran krusial bagi para investor. Saat ini, fokus pada aset dengan likuiditas kuat adalah pilihan paling bijak. Jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang!