finnews.id – Tumpukan sampah yang sempat menjadi sorotan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, kini telah berhasil dibersihkan sepenuhnya.
Proses pembersihan tersebut dinyatakan selesai pada Jumat, 10 April 2026, setelah dilakukan pengangkutan secara intensif selama beberapa hari.
Sebelumnya, sampah di kawasan pasar ini sempat menggunung hingga mencapai ketinggian sekitar enam meter dan bertahan hampir satu bulan.
Kondisi tersebut sempat mengganggu aktivitas serta kenyamanan lingkungan pasar. Namun kini, tumpukan tersebut sudah tidak terlihat lagi di lokasi.
Dirut Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan Widiyanto mengatakan, seluruh sampah telah diangkut ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.
“Tumpukan sampah sudah kita tuntaskan Jumat kemarin,” kata Agus Himawan.
Proses ini melibatkan kerja sama antara pihak pengelola pasar, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, serta pihak swasta.
Selama periode 2 hingga 10 April 2026, pengangkutan dilakukan setiap hari dengan intensitas tinggi.
Total ratusan armada dikerahkan, termasuk truk tronton dan truk tipe besar, untuk memastikan sampah dapat segera ditangani. Setiap harinya, volume sampah yang diangkut mencapai ratusan ton.
Sebagai langkah antisipasi ke depan, pengelola pasar juga menyiapkan tambahan armada pengangkut sampah.
Hal ini dilakukan mengingat produksi sampah harian di Pasar Induk Kramat Jati berkisar antara 120 hingga 150 ton.
Selain pengangkutan, upaya jangka panjang juga disiapkan melalui edukasi kepada pedagang dan pengunjung agar lebih bijak dalam mengelola sampah.