Dukungan dari Para Uskup Amerika Serikat
Respons Trump tidak hanya memicu reaksi dari Vatikan, tetapi juga dari jajaran hierarki Gereja di Amerika. Uskup Agung Paul Coakley, selaku Presiden Konferensi Uskup Katolik Amerika Serikat, menyatakan rasa sedihnya atas pernyataan sang Presiden.
Coakley menegaskan bahwa Paus Leo bukanlah rival politik. “Ia adalah Wakil Kristus, yang berbicara dari kebenaran Injil dan untuk kepedulian terhadap jiwa-jiwa,” ungkapnya dalam sebuah pernyataan resmi.
Misi Perdamaian di Tanah Afrika
Kunjungan ke Aljazair ini merupakan bagian dari Perjalanan Apostolik ke empat negara di Afrika. Perjalanan ini sangat bermakna bagi Paus Leo karena merupakan perjalanan luar negeri pertama dalam masa kepausannya.
Selain membawa pesan rekonsiliasi, Paus mengungkapkan kegembiraannya bisa mengunjungi tanah bersejarah tempat Santo Agustinus pernah melayani sebagai uskup. Beliau melihat kunjungan ini sebagai kesempatan emas untuk membangun jembatan dialog antaragama yang lebih kuat.
“Mari kita akhiri perang dan promosikan perdamaian serta rekonsiliasi,” pungkas Paus sebagai seruan untuk semua pemimpin dunia. Beliau percaya bahwa dunia harus selalu mencari cara untuk membangun harmoni, bukan permusuhan.