Pendampingan Menyeluruh dari Berangkat hingga Pulang
Pelayanan di lapangan akan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kedatangan, akomodasi, mobilitas ibadah, hingga proses pemulangan. Selain itu, petugas juga akan memberikan pendampingan intensif bagi jemaah lansia dan disabilitas.
Pendekatan ini memastikan setiap tahapan ibadah berjalan lebih aman dan nyaman.
Komitmen Tingkatkan Pelayanan Berbasis Kemanusiaan
Puji menegaskan bahwa layanan haji ramah lansia, disabilitas, dan perempuan merupakan bagian dari transformasi besar penyelenggaraan haji Indonesia.
“Haji bukan hanya soal perjalanan ibadah, tetapi juga pelayanan publik yang harus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Kita ingin memastikan setiap jemaah dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan bermartabat,” tegasnya.
Target 2026: Layanan Haji Lebih Adil dan Responsif
Kemenhaj juga terus memperkuat kolaborasi lintas kementerian dan pemangku kepentingan. Upaya ini bertujuan untuk menghadirkan standar pelayanan yang lebih adaptif dan inklusif.
Penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M diharapkan menjadi momentum penting dalam membangun sistem layanan haji Indonesia yang lebih responsif, berkeadilan, dan menjangkau seluruh jemaah tanpa terkecuali.
Seluruh jemaah dipastikan mendapatkan hak pelayanan yang sama dalam menjalankan ibadah haji.