finnews.id – Industri layar lebar Indonesia menyambut bulan April 2026 dengan deretan judul film yang sangat variatif. Para pecinta sinema akan mendapatkan sajian lengkap, mulai dari aksi bela diri legendaris, drama keluarga yang menyentuh hati, hingga dominasi genre horor yang menawarkan ketegangan baru.
Beberapa judul besar seperti kembalinya sang master Wing Chun dalam Ip Man: Kung Fu Legend hingga karya terbaru sutradara kondang Joko Anwar, Ghost in the Cell, menjadi magnet utama penonton bulan ini. Berikut adalah rangkuman lengkap daftar film bioskop yang akan menyapa pemirsa di seluruh jaringan bioskop Indonesia sepanjang April 2026.
Awal hingga pertengahan April 2026 menjadi panggung bagi sineas lokal untuk menunjukkan taringnya. Tiga film berbeda genre siap meluncur secara bersamaan pada 9 April mendatang.
Ayah, Ini Arahnya Kemana, Ya? (9 April)
Film drama ini mengangkat isu krisis identitas seorang anak perempuan yang tumbuh besar tanpa arahan hidup yang jelas dari sang ayah. Meskipun sang ayah hadir secara fisik, kekosongan figur pembimbing membuat sang anak harus berjuang sendirian menghadapi kerasnya realitas. Penonton akan menyaksikan perjalanan emosional dalam menemukan jati diri di tengah konflik keluarga yang pelik.
Warung Pocong (9 April)
Genre horor komedi-mencekam kembali hadir melalui Warung Pocong. Kisahnya mengikuti tiga pemuda yang tergiur bayaran tinggi untuk bekerja di sebuah warung di desa terpencil. Namun, kegembiraan mereka sirna saat menyadari bahwa pelanggan dan lingkungan tempat mereka bekerja menyimpan rahasia gaib yang mengancam nyawa.
Yohanna (9 April)
Menawarkan latar keindahan sekaligus kerasnya tanah Sumba, Yohanna menceritakan perjuangan seorang biarawati muda. Misi kemanusiaannya berubah menjadi misi pencarian yang berbahaya saat truk bantuan yang ia bawa hilang secara misterius. Film ini memotret realitas sosial yang jarang tersentuh di layar lebar.
Ip Man: Kung Fu Legend (10 April)
Para penggemar film aksi tidak boleh melewatkan judul satu ini. Mengambil latar tekanan kekuasaan yang korup, sang master Wing Chun harus menghadapi tuduhan pembunuhan yang tidak ia lakukan. Berada di balik jeruji besi tidak menghentikan semangatnya untuk memperjuangkan kebenaran melalui seni bela diri yang memukau. Koreografi aksi yang solid tetap menjadi nilai jual utama film ini.